Apple mulai terapkan label privasi data dalam aplikasi
Selasa, 15 Desember 2020 7:51 WIB
Ilustrasi Apple (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Apple mengatakan telah memulai peluncuran label baru untuk melindungi privasi dalam aplikasi yang dapat dilihat pengguna sebelum mengunduh aplikasi di App Store.
Apple mengumumkan ketentuan label tersebut dalam konferensi pengembang pada bulan Juni. Label itu berupaya menyampaikan informasi dengan cepat tentang beberapa kategori pengumpulan data dan agak mirip dengan label nutrisi pada produk makanan.
Apple mulai mengharuskan pengembang untuk memberikan informasi label privasi data pekan lalu, sebagai bagian dari proses peninjauan untuk merilis atau memperbarui aplikasi.
Label privasi data tersebut akan diperkenalkan seiring dengan pengembang mengirimkan aplikasi mereka untuk disetujui oleh Apple, dan pengguna akan melihatnya sebelum mengunduh atau memperbarui aplikasi.
Dikutip dari Reuters, Senin, Apple akan mewajibkan pengungkapan kapan aplikasi mengumpulkan data untuk hal apa saja yang dianggap "melacak" pengguna di seluruh aplikasi atau situs web yang tidak terkait.
Pengembang akan dapat menawarkan penjelasan untuk pengumpulan data, tetapi pengguna harus mengklik dua rangkaian tautan untuk melihat penjelasannya.
Pengembang juga bertanggung jawab atas keakuratan informasi, namun Apple mengatakan kepatuhan akan diperiksa selama proses peninjauan aplikasi, selama audit secara acak, dan sebagai tanggapan atas keluhan pengguna.
Label tersebut adalah bagian dari serangkaian perubahan yang lebih luas yang diluncurkan Apple tahun ini untuk memperkenalkan lebih banyak pemberitahuan dan persyaratan izin untuk pengumpulan data di perangkatnya.
Persyaratan baru untuk pemberitahuan kepada pengguna sebelum penggunaan pengenal iklan digital memicu protes dari sejumlah perusahaan, termasuk Facebook. Banyak pengiklan digital mengatakan pengguna kemungkinan akan menolak data mereka untuk dikumpulkan karena aturan baru tersebut.
Aturan itu akan mulai berlaku tahun ini, namun Apple mengatakan akan menunda implementasinya hingga awal 2021 untuk memberi pengembang lebih banyak waktu dalam membuat perubahan pada aplikasi mereka.
Apple mengumumkan ketentuan label tersebut dalam konferensi pengembang pada bulan Juni. Label itu berupaya menyampaikan informasi dengan cepat tentang beberapa kategori pengumpulan data dan agak mirip dengan label nutrisi pada produk makanan.
Apple mulai mengharuskan pengembang untuk memberikan informasi label privasi data pekan lalu, sebagai bagian dari proses peninjauan untuk merilis atau memperbarui aplikasi.
Label privasi data tersebut akan diperkenalkan seiring dengan pengembang mengirimkan aplikasi mereka untuk disetujui oleh Apple, dan pengguna akan melihatnya sebelum mengunduh atau memperbarui aplikasi.
Dikutip dari Reuters, Senin, Apple akan mewajibkan pengungkapan kapan aplikasi mengumpulkan data untuk hal apa saja yang dianggap "melacak" pengguna di seluruh aplikasi atau situs web yang tidak terkait.
Pengembang akan dapat menawarkan penjelasan untuk pengumpulan data, tetapi pengguna harus mengklik dua rangkaian tautan untuk melihat penjelasannya.
Pengembang juga bertanggung jawab atas keakuratan informasi, namun Apple mengatakan kepatuhan akan diperiksa selama proses peninjauan aplikasi, selama audit secara acak, dan sebagai tanggapan atas keluhan pengguna.
Label tersebut adalah bagian dari serangkaian perubahan yang lebih luas yang diluncurkan Apple tahun ini untuk memperkenalkan lebih banyak pemberitahuan dan persyaratan izin untuk pengumpulan data di perangkatnya.
Persyaratan baru untuk pemberitahuan kepada pengguna sebelum penggunaan pengenal iklan digital memicu protes dari sejumlah perusahaan, termasuk Facebook. Banyak pengiklan digital mengatakan pengguna kemungkinan akan menolak data mereka untuk dikumpulkan karena aturan baru tersebut.
Aturan itu akan mulai berlaku tahun ini, namun Apple mengatakan akan menunda implementasinya hingga awal 2021 untuk memberi pengembang lebih banyak waktu dalam membuat perubahan pada aplikasi mereka.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cari PPAT terverifikasi aktif semakin mudah dalam aplikasi sentuh tanahku
16 December 2025 17:16 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Barat perkuat sosialisasi penggunaan aplikasi JMO
25 November 2025 19:14 WIB
Nurfaisha : BPJS Kesehatan Mempermudah Peserta Mendapatkan Pelayanan di Fasilitas Kesehatan
04 November 2025 12:48 WIB
BPJS Ketenagakerjaan sosialisasikan penggunaan aplikasi JMO untuk check saldo jaminan hari tua
31 October 2025 17:33 WIB
Luncurkan Aplikasi Sopan Sapa, KPU Sumbar Wujudkan Pelayanan Publik Digital yang Transparan
24 October 2025 16:12 WIB
KPU Sumbar Luncurkan Aplikasi Sopan Sapa, Wujudkan Pelayanan Publik Digital yang Transparan
23 October 2025 13:53 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB