Sijunjung daftarkan 820 guru PAUD non-PNS kepesertaan BPJAMSOSTEK
Kamis, 22 Oktober 2020 17:57 WIB
Kepala Kantor BPJAMSOSTEK cabang Solok M Fanani (kanan) menyerahkam kartu kepesertaan kepada perwakilan guru PAUD di Sijunjung serta memberikan klaim jaminan kematian terhadap salah seorang guru SMP di Kabupaten itu, Kamis. (antarasumbar/Istimewa)
Sijunjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sijunjung mendaftarkan 820 guru PAUD yang berstatus non Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai peserta jaminan sosial BPJAMSOSTEK.
"Dengan adanya jaminan dan perlindungan sosial, tentunya para pekerja termasuk tenaga pendidik dan non kependidikan, serta siswa magang lebih merasa aman dan tidak perlu khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bekerja," kata Kepala Kantor BPJAMSOSTEK cabang Solok, M Fanani di Sijunjung, Kamis.
Pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal pada seluruh peserta non-ASN termasuk guru honorer.
Dia mengatakan, risiko yang kemungkinan terjadi saat bekerja seperti sakit, pemutusan hubungan kerja, kecelakaan kerja, pensiun, hingga kematian bisa menjadi lebih ringan jika kita mendaftarkan diri sebagai peserta BPJAMSOSTEK.
BPJAMSOSTEK, katanya hadir memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia menjelaskan, BPJAMSOSTEK memberikan perlindungan kepada pekerja melalui empat program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).
Jaminan perlindungan dasar berlaku juga untuk seluruh tenaga honorer juga magang dilindungi oleh BPJAMSOSTEK.
"Upaya ini menandakan kehadiran negara di tengah-tengah guru honorer dan siswa magang untuk menjamin perlindungan dasar," ujarnya.
BPJAMSOSTEK menyerahkan kartu kepesertaan guru PAUD non-PNS secara simbolis saat pengukuhan sub gugus PAUD integratif Kabupaten Sijunjung.
Selain itu BPJAMSOSTEK juga menyerahkan secara simbolis klaim jaminan kematian guru honorer di salah satu SMP di kab Sijunjung.
"Dengan adanya jaminan dan perlindungan sosial, tentunya para pekerja termasuk tenaga pendidik dan non kependidikan, serta siswa magang lebih merasa aman dan tidak perlu khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bekerja," kata Kepala Kantor BPJAMSOSTEK cabang Solok, M Fanani di Sijunjung, Kamis.
Pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal pada seluruh peserta non-ASN termasuk guru honorer.
Dia mengatakan, risiko yang kemungkinan terjadi saat bekerja seperti sakit, pemutusan hubungan kerja, kecelakaan kerja, pensiun, hingga kematian bisa menjadi lebih ringan jika kita mendaftarkan diri sebagai peserta BPJAMSOSTEK.
BPJAMSOSTEK, katanya hadir memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia menjelaskan, BPJAMSOSTEK memberikan perlindungan kepada pekerja melalui empat program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).
Jaminan perlindungan dasar berlaku juga untuk seluruh tenaga honorer juga magang dilindungi oleh BPJAMSOSTEK.
"Upaya ini menandakan kehadiran negara di tengah-tengah guru honorer dan siswa magang untuk menjamin perlindungan dasar," ujarnya.
BPJAMSOSTEK menyerahkan kartu kepesertaan guru PAUD non-PNS secara simbolis saat pengukuhan sub gugus PAUD integratif Kabupaten Sijunjung.
Selain itu BPJAMSOSTEK juga menyerahkan secara simbolis klaim jaminan kematian guru honorer di salah satu SMP di kab Sijunjung.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hadir di RSUD Sijunjung, akses layanan administrasi JKN makin mudah berkat layanan BPJS keliling
08 May 2026 11:51 WIB
Upaya selamatkan aset negara, KAI Divre II Sumbar terima e-Sertipikat dari BPN Sijunjung
30 March 2026 15:14 WIB
Safari Ramadan di Sijunjung, Wagub Vasko serahkan bantuan Rp25 juta untuk Masjid Al-Ikhlas
12 March 2026 10:47 WIB
UNP latih penyusunan Kurikulum Merdeka berbasis AI bagi guru PJOK di Sijunjung
24 October 2025 13:12 WIB
Tim PMKM UNP latih guru di Sijunjung bahan ajar berbasis STEM dan teknologi virtual SEM
04 September 2025 13:54 WIB
Pemprov Sumbar Tegaskan Dukungan Penuh untuk Geopark Ranah Minang Silokek jadi Warisan Dunia
26 August 2025 15:29 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos sebut bansos kuartal pertama telah cair, juga untuk penyitas bencana Sumatera
26 February 2026 12:18 WIB
Bansos Rp16 miliar didistribusikan untuk keluarga penerima manfaat di Probolinggo
25 February 2026 14:35 WIB
Kabar baik, Kemensos aktifkan lagi Puskesos desa agar Bansos lebih tepat sasaran
21 February 2026 22:30 WIB
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB