Jiwasraya tingkatkan tata kelola
Rabu, 21 Oktober 2020 12:27 WIB
Ilustrasi: Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya, Jalan Juanda, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Manajeman baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melakukan transformasi dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen risiko perusahaan.
Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Jiwasraya R Mahelan Prabantarikso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menjelaskan, transformasi difokuskan pada penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, hingga asas keadilan (fairness).
"Kami sadar bahwa di tengah aksi korporasi yang saat ini sedang dijalankan pemerintah dan Tim Gabungan, manajemen baru juga harus melakukan pembenahan dari sisi fundamental. Semoga transformasi di sisi internal ini dapat dipahami sebagai upaya dan itikad baik manajemen baru dalam menjalankan program penyelamatan polis Jiwasraya,” ujar Mahelan yang juga menjadi salah satu Koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Jiwasraya.
Ia menambahkan transformasi juga ditujukan demi mendukung program penyelamatan polis Jiwasraya yang akan disosialisasikan dalam waktu dekat.
Mahelan menambahkan manajemen baru Jiwasraya juga telah menerapkan penggunaan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) pada saat menjalankan bisnis Jiwasraya.
Dia mengatakan penerapan prinsip GCG ini direalisasikan dengan menerapkan sistem kerja anti gratifikasi, pengendalian informasi, pelaporan pelanggaran, penerapan pedoman etika dan perilaku, hingga pengisian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).
"Hal ini dikarenakan program restrukturisasi juga harus dibarengi dengan restrukturisasi organisasi dan perbaikan proses bisnis terutama di bisnis utama hingga penempatan investasi," katanya.
Sebagai penerapan transformasi perusahaan, lanjut dia, saat ini Jiwasraya juga memiliki standarisasi terhadap penempatan portofolio investasi dan penerapan manajemen risiko pada investasi.
Sejak November 2018 lalu manajemen baru Jiwasraya telah melakukan perbaikan proses bisnis dalam rangka memaksimalkan potensi-potensi perusahaan yang masih dapat dioptimalkan, sebelum pemerintah melaksanakan program penyelamatan polis atau restrukturisasi Jiwasraya.
Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Jiwasraya R Mahelan Prabantarikso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menjelaskan, transformasi difokuskan pada penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, hingga asas keadilan (fairness).
"Kami sadar bahwa di tengah aksi korporasi yang saat ini sedang dijalankan pemerintah dan Tim Gabungan, manajemen baru juga harus melakukan pembenahan dari sisi fundamental. Semoga transformasi di sisi internal ini dapat dipahami sebagai upaya dan itikad baik manajemen baru dalam menjalankan program penyelamatan polis Jiwasraya,” ujar Mahelan yang juga menjadi salah satu Koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Jiwasraya.
Ia menambahkan transformasi juga ditujukan demi mendukung program penyelamatan polis Jiwasraya yang akan disosialisasikan dalam waktu dekat.
Mahelan menambahkan manajemen baru Jiwasraya juga telah menerapkan penggunaan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) pada saat menjalankan bisnis Jiwasraya.
Dia mengatakan penerapan prinsip GCG ini direalisasikan dengan menerapkan sistem kerja anti gratifikasi, pengendalian informasi, pelaporan pelanggaran, penerapan pedoman etika dan perilaku, hingga pengisian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).
"Hal ini dikarenakan program restrukturisasi juga harus dibarengi dengan restrukturisasi organisasi dan perbaikan proses bisnis terutama di bisnis utama hingga penempatan investasi," katanya.
Sebagai penerapan transformasi perusahaan, lanjut dia, saat ini Jiwasraya juga memiliki standarisasi terhadap penempatan portofolio investasi dan penerapan manajemen risiko pada investasi.
Sejak November 2018 lalu manajemen baru Jiwasraya telah melakukan perbaikan proses bisnis dalam rangka memaksimalkan potensi-potensi perusahaan yang masih dapat dioptimalkan, sebelum pemerintah melaksanakan program penyelamatan polis atau restrukturisasi Jiwasraya.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siapkan ketersediaan SDM yang berintegritas, Sekjen ATR/BPN minta dukungan Komisi II DPR RI dalam transformasi STPN
16 April 2026 16:51 WIB
Padang Pariaman Transformasi Posyandu Jadi Pusat Layanan Terpadu Enam Bidang
13 April 2026 19:45 WIB
BP BUMN Rayakan HUT ke-28, Dony Oskaria ingatkan tujuan kontribusi maksimal bagi negara
13 April 2026 17:57 WIB
Transformasi digital layanan pertanahan diiringi penguatan aspek keamanan dan kepastian hukum
07 April 2026 20:09 WIB
Shell Kiln Narogong 2 dilepas, bukti transformasi besar PT Semen Padang di luar Bisnis Semen
31 March 2026 18:20 WIB
Bukittinggi perkuat transformasi kota terintegrasi menuju pertumbuhan ekonomi berkualitas
30 March 2026 18:24 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (08/05/2026) pagi, emas Antam turun tipis Rp1.000 jadi Rp2,839 juta per gram
08 May 2026 9:43 WIB
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Jumat (08/05/2026) pagi ini fluktuatif
08 May 2026 7:40 WIB