Lahan perkebunan milik PT AMP Plantation Agam terbakar
Selasa, 20 Oktober 2020 21:49 WIB
Satgas BPBD Kabupaten Agam sedang memadamkan api di lahan PT AMP Plantation, Selasa (20/10). (Antara/Istimewa)
Lubukbasung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat melaporkan satu hektare lahan milik PT AMP Plantation di Jorong Labuhan, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara, terbakar pada Selasa (20/10).
"Api dengan cepat menjalar ke lokasi lain, akibat hasil perambahan lahan sangat kering dan angin cukup kencang melanda daerah itu," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Syafrizal di Lubukbasung, Selasa.
Ia mengatakan, lahan yang terbakar itu merupakan hasil perambahan yang dilakukan oleh masyarakat dalam membuka lahan baru untuk perkebunan.
Lahan itu terbakar pada Selasa (20/10) sekitar pukul 11.00 WIB, namun dilaporkan ke BPBD setempat pada pukul 13.20 WIB.
"Kita tidak mengetahui penyebab kebakaran satu hektare lahan itu," katanya.
Untuk memadamkan api, tambahnya, BPBD Agam mengerahkan Tim Reaksi Cepat dan Satgas BPBD.
Pemadaman juga dibantu oleh Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan PT AMP Plantation.
"Tim kesulitan memadamkan api karena lokasi gambut dan angin cukup kencang," katanya.
Lutfi mengimbau kepada warga untuk tidak membakar hasil perambahan, karena beresiko menjalar ke lahan lain saat cuaca panas.
Bagi warga yang beraktivitas di hutan diimbau tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat.
"Api dengan cepat menjalar ke lokasi lain, akibat hasil perambahan lahan sangat kering dan angin cukup kencang melanda daerah itu," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Syafrizal di Lubukbasung, Selasa.
Ia mengatakan, lahan yang terbakar itu merupakan hasil perambahan yang dilakukan oleh masyarakat dalam membuka lahan baru untuk perkebunan.
Lahan itu terbakar pada Selasa (20/10) sekitar pukul 11.00 WIB, namun dilaporkan ke BPBD setempat pada pukul 13.20 WIB.
"Kita tidak mengetahui penyebab kebakaran satu hektare lahan itu," katanya.
Untuk memadamkan api, tambahnya, BPBD Agam mengerahkan Tim Reaksi Cepat dan Satgas BPBD.
Pemadaman juga dibantu oleh Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan PT AMP Plantation.
"Tim kesulitan memadamkan api karena lokasi gambut dan angin cukup kencang," katanya.
Lutfi mengimbau kepada warga untuk tidak membakar hasil perambahan, karena beresiko menjalar ke lahan lain saat cuaca panas.
Bagi warga yang beraktivitas di hutan diimbau tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat.
Pewarta : Yusrizal
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMCKTR Sumbar turunkan alat berat perbaikan darurat jalan di Palembayan, Agam (Video)
07 May 2026 16:05 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB