DPT Solok Selatan kembali berkurang
Senin, 19 Oktober 2020 13:18 WIB
KPU Solok Selatan foto bersama dengan Bawaslu perwakilan dari pasangan calon usai penetapan DPT Jumat (16/10) sore. (ANTARA/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2020 di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat kembali mengalami pengurangan sebanyak 77 pemilih setelah uji petik yang dilakukan oleh Bawaslu saat rapat pleno penetapan DPT.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok Selatan Nila Puspita, di Padang Aro, Selasa, mengatakan pada Jumat sore telah ditetapkan DPT sebanyak 112.207 orang dan Bawaslu menyatakan keberatan atas hasilnya sehingga KPU mencermati kembali keberatan yang disampaikan Bawaslu terkait data ganda yang akhirnya diselesaikan sehingga didapat data baru yaitu 112.130 orang.
"Setelah dicermati memang ditemukan data ganda di tujuh kecamatan yang akhirnya diubah dan ditetapkan kembali hari itu juga (Jumat 16/10) sekitar pukul 23.50 Wib sebanyak 112.130 orang", katanya.
Setelah penetapan DPT, KPU mengumpulkan kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk mencermati keberatan Bawaslu.
Setelah dicermati memang ditemukan ganda sehingga dilakukan perbaikan terhadap kegandaan tersebut.
"setelah pencermatan KPU mengundang kembali Bawaslu serta perwakilan pasangan calon untuk melakukan perbaikan terhadap pleno Jumat (16/10) siang," ujarnya.
Dia menyebutkan data ganda yang 77 orang tersebut di luar rekomendasi Bawaslu dan baru disampaikan saat penetapan pleno.
Untuk rekomendasi Bawaslu sebelum pleno DPT, katanya sebanyak 920 orang dan sudah ditindak lanjuti oleh KPU.
Saat pleno penetapan DPT kedua katanya, semua perwakilan pasangan calon serta Bawaslu hadir dan menyaksikannya.
Sementara Komisioner Bawaslu Solok Selatan, Ade Kunia Zelli mengatakan saat pleno penetapan DPT di Sidalih KPU masih ada data ganda seperti nomor KK beda tetapi NIK, nama serta tempat lahir sama tetapi tidak bisa dibaca Sidalih.
"Saat pleno penetapan Jumat siang Bawaslu sudah menyampaikannya tetapi KPU tidak menerimanya sehingga ditetapkan 112.207 orang tetapi habis maghrib KPU setuju mencermati kegandaan tersebut," katanya.
Setelah itu katanya, DPT yang ditetapkan siangnya ditarik dan dilakukan perbaikan dan dibersihkan kegandaan yang disampaikan.
"Setelah ini dilakukan pencermatan DPT kalau masih ditemukan yang ganda maka kualitas Sidalih patut dipertanyakan," ujarnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok Selatan Nila Puspita, di Padang Aro, Selasa, mengatakan pada Jumat sore telah ditetapkan DPT sebanyak 112.207 orang dan Bawaslu menyatakan keberatan atas hasilnya sehingga KPU mencermati kembali keberatan yang disampaikan Bawaslu terkait data ganda yang akhirnya diselesaikan sehingga didapat data baru yaitu 112.130 orang.
"Setelah dicermati memang ditemukan data ganda di tujuh kecamatan yang akhirnya diubah dan ditetapkan kembali hari itu juga (Jumat 16/10) sekitar pukul 23.50 Wib sebanyak 112.130 orang", katanya.
Setelah penetapan DPT, KPU mengumpulkan kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk mencermati keberatan Bawaslu.
Setelah dicermati memang ditemukan ganda sehingga dilakukan perbaikan terhadap kegandaan tersebut.
"setelah pencermatan KPU mengundang kembali Bawaslu serta perwakilan pasangan calon untuk melakukan perbaikan terhadap pleno Jumat (16/10) siang," ujarnya.
Dia menyebutkan data ganda yang 77 orang tersebut di luar rekomendasi Bawaslu dan baru disampaikan saat penetapan pleno.
Untuk rekomendasi Bawaslu sebelum pleno DPT, katanya sebanyak 920 orang dan sudah ditindak lanjuti oleh KPU.
Saat pleno penetapan DPT kedua katanya, semua perwakilan pasangan calon serta Bawaslu hadir dan menyaksikannya.
Sementara Komisioner Bawaslu Solok Selatan, Ade Kunia Zelli mengatakan saat pleno penetapan DPT di Sidalih KPU masih ada data ganda seperti nomor KK beda tetapi NIK, nama serta tempat lahir sama tetapi tidak bisa dibaca Sidalih.
"Saat pleno penetapan Jumat siang Bawaslu sudah menyampaikannya tetapi KPU tidak menerimanya sehingga ditetapkan 112.207 orang tetapi habis maghrib KPU setuju mencermati kegandaan tersebut," katanya.
Setelah itu katanya, DPT yang ditetapkan siangnya ditarik dan dilakukan perbaikan dan dibersihkan kegandaan yang disampaikan.
"Setelah ini dilakukan pencermatan DPT kalau masih ditemukan yang ganda maka kualitas Sidalih patut dipertanyakan," ujarnya.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemkot Solok Turun ke 69 Masjid yang ada di Kota Solok
04 March 2026 6:56 WIB
Wagub Vasko serahkan bantuan RTLH Rp25 Juta untuk Keluarga Hendri di Solok Selatan
28 February 2026 8:53 WIB
Pemprov Sumbar bedah rumah warga kurang mampu di Solok, Wagub Vasko salurkan bantuan Rp25 Juta
27 February 2026 4:13 WIB
Solok Selatan-BPJS Ketenagakerjaan bersinergi perkuat perlindungan pekerja
25 February 2026 14:43 WIB
Zigo Rolanda resmikan rute Damri SRG-Alahan Panjang hubungkan objek wisata Solok Selatan
25 February 2026 9:17 WIB
Terpopuler - Fokus Pilkada
Lihat Juga
Pemkab Pasaman Barat tegaskan pelaksanaan pemilihan wali nagari secara e-voting
18 November 2025 19:02 WIB
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Meski kalah PSU, pasangan Nanik-Suyatni unggul tipis dari total suara Pilkada Magetan
23 March 2025 6:42 WIB