Bupati Pessel pastikan seleksi CPNS terbebas dari calo
Selasa, 8 September 2020 18:43 WIB
Lokasi seleksi SKB CPNS Pesisir Selatan di gedung PCC. (antarasumbar/Istimewa)
Painan (ANTARA) - Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Hendrajoni memastikan seleksi lanjutan CPNS di daerah setempat terbebas dari calo dan ia juga meminta agar peserta tidak tergiur dengan janji kelulusan yang ditawarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
"Saya pastikan tidak ada ruang bagi calo, jika ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan syarat mesti membayar sejumlah uang saya pastikan itu penipuan," kata Hendrajoni di Painan, Selasa.
Ia menegaskan jika oknum tersebut bertugas sebagai ASN di daerah setempat, maka ia akan menjatuhkan sanksi disiplin keras terhadap yang bersangkutan.
"Selain sanksi sebagai ASN, yang bersangkutan juga akan kami hadapkan langsung ke meja hijau," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pesisir Selatan, Yespi Nawiarsih menyebut tahapan seleksi CPNS di daerah setempat sama dengan daerah lainnya di Indonesia.
"Sama dengan daerah lain, besok Rabu (9/9) hingga Kamis (10/9) akan digelar seleksi kompetensi bidang atau SKB," ungkapnya.
Seleksi SKB sendiri, lanjutnya akan digelar di gedung Painan Convention Centre (PCC) di Painan, dengan jumlah peserta sebanyak 358 orang, 25 diantaranya berasal dari luar kabupaten dan lainnya berasal dari dalam kabupaten.
Menurutnya sesuai dengan pengumuman Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Nomor : 810/1103/BKPSDM-2020 tanggal 30 Juli 2020 maka seleksi dilaksanakan dengan metode CAT BKN dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Hal itu juga mengacu pada surat yang dilayangkan oleh Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara Nomor : 02894/V/KR XII/08-2020 tanggal 14 Agustus 2020 Tentang Jadwal Pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019.
"Kami bersama dengan tim mengupayakan agar pelaksanaan SKB berjalan dengan lancar dan kondusif, serta tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19," tambahhnya.
"Saya pastikan tidak ada ruang bagi calo, jika ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan syarat mesti membayar sejumlah uang saya pastikan itu penipuan," kata Hendrajoni di Painan, Selasa.
Ia menegaskan jika oknum tersebut bertugas sebagai ASN di daerah setempat, maka ia akan menjatuhkan sanksi disiplin keras terhadap yang bersangkutan.
"Selain sanksi sebagai ASN, yang bersangkutan juga akan kami hadapkan langsung ke meja hijau," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pesisir Selatan, Yespi Nawiarsih menyebut tahapan seleksi CPNS di daerah setempat sama dengan daerah lainnya di Indonesia.
"Sama dengan daerah lain, besok Rabu (9/9) hingga Kamis (10/9) akan digelar seleksi kompetensi bidang atau SKB," ungkapnya.
Seleksi SKB sendiri, lanjutnya akan digelar di gedung Painan Convention Centre (PCC) di Painan, dengan jumlah peserta sebanyak 358 orang, 25 diantaranya berasal dari luar kabupaten dan lainnya berasal dari dalam kabupaten.
Menurutnya sesuai dengan pengumuman Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Nomor : 810/1103/BKPSDM-2020 tanggal 30 Juli 2020 maka seleksi dilaksanakan dengan metode CAT BKN dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Hal itu juga mengacu pada surat yang dilayangkan oleh Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara Nomor : 02894/V/KR XII/08-2020 tanggal 14 Agustus 2020 Tentang Jadwal Pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019.
"Kami bersama dengan tim mengupayakan agar pelaksanaan SKB berjalan dengan lancar dan kondusif, serta tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19," tambahhnya.
Pewarta : Didi Someldi
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
11 Pejabat strategis Pemkab Pesisir Selatan dilantik, Bupati dorong terobosan baru
06 January 2026 10:16 WIB
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Sepanjang 2025, Kejari Pesisir Selatan Tangani 276 SPDP dan Tuntaskan 145 Perkara
03 January 2026 6:46 WIB
Dirjen PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap Korban Bencana di Pesisir Selatan
27 December 2025 5:20 WIB
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni serahkan 77 unit traktor roda empat untuk brigade pangan
22 December 2025 11:13 WIB
Berdialog dengan korban bencana, Rektor UNAND beri keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak
22 December 2025 7:16 WIB