Bupati Hendrajoni dan sejumlah pejabat Pesisir Selatan "patungan" renovasi jalan di Koto Tinggi
Rabu, 19 Agustus 2020 10:03 WIB
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat bertemu dengan sejumlah petani gambir di Bukit Aua, Kecamatan Sutera. (ANTARA/Didi Someldi Putra)
Painan, (ANTARA) - Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat Hendrajoni dan sejumlah pejabat daerah setempat termasuk anggota Komisi VII DPR RI Lisda Hendrajoni "patungan" merenovasi jalan menuju sentra ladang gambir di Koto Tinggi, Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Kecamatan Sutera.
"Saya bersyukur respon pejabat daerah begitu bagus ketika sejumlah petani mengutarakan rencana mereka untuk merenovasi jalan menuju sentra ladang gambir di Koto Tinggi," kata Hendrajoni usai bertemu dengan sejumlah petani gambir di Bukit Aua, Kecamatan Sutera, Selasa (18/8).
Bahkan tidak berapa lama berselang, usai ia menyatakan akan membantu 100 zak semen untuk proses renovasi jalan, sejumlah pejabatpun langsung mengutarakan niat untuk membantu.
"Lisda Hendrajoni langsung Rp10 juta, disusul beberapa kepala organisasi perangkat daerah dan kepala bidang yang rata-rata menyumbang Rp1 juta," jelasnya.
Ia menyebut semangat membangun seperti itu mesti terus dijaga karena sebuah pekerjaan akan lebih mudah dan lebih cepat dituntaskan jika diselesaikan bersama-sama.
Sementara itu, Wali Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Erwil menyebut uang hasil "patungan" akan digunakan untuk merenovasi sebuah jembatan di Koto Tinggi yang kondisinya sudah tidak layak dilewati.
"Dalam beberapa hari kedepan renovasi segera dilakukan sehingga jembatan kembali dalam keadaan baik dan kembali mampu menunjang akses petani baik pada saat ke ladang maupun hendak pulang membawa hasil ladangnya," ungkapnya.
Ia menyebut setidaknya hampir 3.000 kepala keluarga menggantungkan ekonomi keluarganya sebagai petani gambir di kawasan Koto Tinggi sejak puluhan tahun terakhir.
Mereka tidak hanya berasal dari Nagari Koto Nan Tigo Utara, Surantih, namun beberapa nagari lain di Sutera serta Kecamatan Batang Kapas dan Lengayang. (*)
"Saya bersyukur respon pejabat daerah begitu bagus ketika sejumlah petani mengutarakan rencana mereka untuk merenovasi jalan menuju sentra ladang gambir di Koto Tinggi," kata Hendrajoni usai bertemu dengan sejumlah petani gambir di Bukit Aua, Kecamatan Sutera, Selasa (18/8).
Bahkan tidak berapa lama berselang, usai ia menyatakan akan membantu 100 zak semen untuk proses renovasi jalan, sejumlah pejabatpun langsung mengutarakan niat untuk membantu.
"Lisda Hendrajoni langsung Rp10 juta, disusul beberapa kepala organisasi perangkat daerah dan kepala bidang yang rata-rata menyumbang Rp1 juta," jelasnya.
Ia menyebut semangat membangun seperti itu mesti terus dijaga karena sebuah pekerjaan akan lebih mudah dan lebih cepat dituntaskan jika diselesaikan bersama-sama.
Sementara itu, Wali Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Erwil menyebut uang hasil "patungan" akan digunakan untuk merenovasi sebuah jembatan di Koto Tinggi yang kondisinya sudah tidak layak dilewati.
"Dalam beberapa hari kedepan renovasi segera dilakukan sehingga jembatan kembali dalam keadaan baik dan kembali mampu menunjang akses petani baik pada saat ke ladang maupun hendak pulang membawa hasil ladangnya," ungkapnya.
Ia menyebut setidaknya hampir 3.000 kepala keluarga menggantungkan ekonomi keluarganya sebagai petani gambir di kawasan Koto Tinggi sejak puluhan tahun terakhir.
Mereka tidak hanya berasal dari Nagari Koto Nan Tigo Utara, Surantih, namun beberapa nagari lain di Sutera serta Kecamatan Batang Kapas dan Lengayang. (*)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Safari ramadan di Pesisir Selatan, Wagub Vasko salurkan bantuan untuk dua masjid
13 March 2026 8:26 WIB
11 Pejabat strategis Pemkab Pesisir Selatan dilantik, Bupati dorong terobosan baru
06 January 2026 10:16 WIB
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Sepanjang 2025, Kejari Pesisir Selatan Tangani 276 SPDP dan Tuntaskan 145 Perkara
03 January 2026 6:46 WIB