YLKI nilai positif kebijakan "cashback" BBM kepada ojek online
Rabu, 22 April 2020 19:07 WIB
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA) - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai positif langkah Pertamina yang pemberian pengembalian (cashback) bahan bakar minyak (BB) Pertalite dan Pertamax sebesar 50 persen kepada pengemudi ojek online (ojol).
Pertamina memberikan cashback Pertalite atau Pertamax, karena ojol membantu layanan antar produk BUMN tersebut seperti BBM dalam kemasan, olie, atau LPG melalui Call Center 135 kepada masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Sularsi di Jakarta, Rabu, pemberian cashback tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang bisa memperlancar pelayanan pesan antar (delivery service) kepada konsumen.
“Kolaborasi dengan mitra mitra bisnis untuk memudahkan pelayanan antar, itu bagus. Konsumen juga diuntungkan karena bisa mendapatkan kemudahan pelayanan," katanya.
Pengantaran melalui ojol, menurut dia memang menguntungkan konsumen, selain bisa memperoleh layanan yang lebih cepat, konsumen juga bisa mengetahui harga produk yang mereka beli, sekaligus biaya pengirimannya.
"Ini kan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik ojol sebagai pengantar dan konsumen. Yang penting, faktor keamanan dan keselamatan ojol harus diperhatikan. Karena mereka membawa bahan bakar," katanya.
Hal senada dinyatakan pakar manajemen dan bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali bahwa, cashback 50 persen BBM non penugasan Pertamina kepada para pengemudi ojek online merupakan bentuk kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan.
"Saya kira kelihatan sekali bahwa ojol bisa diandalkan untuk membantu pelayanan antar Pertamina. Melalui kolaborasi tersebut, Pertamina memberikan cashback kepada para ojol yang membeli Pertalite atau Pertamax," katanya.
Kolaborasi dengan ojol juga dinilai tepat, karena bisa membantu pencegahan penyebaran COVID-19 melalui pembatasan jarak fisik.
Dalam hal ini, lanjutnya, Ojol membantu mengantarkan produk Pertamina, seperti BBM dalam kemasan, olie, atau LPG kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemberian cashback BBM kepada Ojol juga dinilai sebagai salah satu bentuk kepedulian Pertamina dalam menangani pandemi COVID-19.
"Kalau dibilang siapa yang sangat aktif, ya BUMN seperti Pertamina. Sesuai instruksi Menteri BUMN, Pertamina bersama BUMN lain bersatu bikin rumah sakit termasuk pelayanan untuk menangani COVID-19. Mereka juga mendatangkan Rapid Test dan APD," ujar Rheinald.
Pertamina memberikan cashback Pertalite atau Pertamax, karena ojol membantu layanan antar produk BUMN tersebut seperti BBM dalam kemasan, olie, atau LPG melalui Call Center 135 kepada masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Sularsi di Jakarta, Rabu, pemberian cashback tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang bisa memperlancar pelayanan pesan antar (delivery service) kepada konsumen.
“Kolaborasi dengan mitra mitra bisnis untuk memudahkan pelayanan antar, itu bagus. Konsumen juga diuntungkan karena bisa mendapatkan kemudahan pelayanan," katanya.
Pengantaran melalui ojol, menurut dia memang menguntungkan konsumen, selain bisa memperoleh layanan yang lebih cepat, konsumen juga bisa mengetahui harga produk yang mereka beli, sekaligus biaya pengirimannya.
"Ini kan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik ojol sebagai pengantar dan konsumen. Yang penting, faktor keamanan dan keselamatan ojol harus diperhatikan. Karena mereka membawa bahan bakar," katanya.
Hal senada dinyatakan pakar manajemen dan bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali bahwa, cashback 50 persen BBM non penugasan Pertamina kepada para pengemudi ojek online merupakan bentuk kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan.
"Saya kira kelihatan sekali bahwa ojol bisa diandalkan untuk membantu pelayanan antar Pertamina. Melalui kolaborasi tersebut, Pertamina memberikan cashback kepada para ojol yang membeli Pertalite atau Pertamax," katanya.
Kolaborasi dengan ojol juga dinilai tepat, karena bisa membantu pencegahan penyebaran COVID-19 melalui pembatasan jarak fisik.
Dalam hal ini, lanjutnya, Ojol membantu mengantarkan produk Pertamina, seperti BBM dalam kemasan, olie, atau LPG kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemberian cashback BBM kepada Ojol juga dinilai sebagai salah satu bentuk kepedulian Pertamina dalam menangani pandemi COVID-19.
"Kalau dibilang siapa yang sangat aktif, ya BUMN seperti Pertamina. Sesuai instruksi Menteri BUMN, Pertamina bersama BUMN lain bersatu bikin rumah sakit termasuk pelayanan untuk menangani COVID-19. Mereka juga mendatangkan Rapid Test dan APD," ujar Rheinald.
Pewarta : Subagyo
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kolaborasi Pertamina--Astra UD Trucks, Elnusa Petrofin Perkuat Standar Armada Logistik Energi
30 January 2026 11:15 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB
Sabtu (07/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,961 juta/gr dan Galeri24 Rp2,946 juta/gr
07 February 2026 8:53 WIB
Emas UBS Rp2,988 juta/gr dan Galeri24 Rp2,974 juta/gr Jumat (06/02/2026) hari ini
06 February 2026 9:31 WIB
Jumat (06/02/2026) hari ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya
06 February 2026 9:29 WIB
Harga emas Antam turun Kamis (05/02/2026) hari ini, simak daftar terbarunya
05 February 2026 9:44 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis (05/02/2026) hari ini kompak stabil
05 February 2026 9:12 WIB
Simak harga terbaru emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Rabu (04/02/2026) hari ini
04 February 2026 11:39 WIB