231 calon anggota PPK Solok Selatan ikuti ujian tertulis
Kamis, 30 Januari 2020 16:51 WIB
Sebanyak 231 calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan di Kabupaten Solok Selatan melaksanakan ujian tertulis dengan sistem kertas pensil di kampus Widyaswara, Kec. Sungai Pagu, Kamis (ANTARA/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Sebanyak 231 orang calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat melaksanakan ujian tertulis yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
"Seleksi tertulis kami laksanakan secara manual atau dengan kertas pensil di kampus Widiaswara Solok Selatan," kata Komisioner KPU divisi Tekhnis Wilson, di Padang Aro, Kamis.
Dia mengatakan, untuk anggota PPK di Solok Selatan dibutuhkan 35 orang atau setiap kecamatan dipilih lima orang yang dinyatakan lulus.
Untuk pendaftar calon anggota PPK, katanya sebanyak 272 orang dan setelah dilakukan seleksi administrasi oleh KPU yang diawasi langsung oleh Bawaslu yang memenuhi syarat hanya 231 orang.
"Peserta lulus administrasi inilah yang mengikuti ujian tertulis dan akan dipilih 10 orang dengan nilai tertinggi untuk dibahas dalam rapat pleno KPU untuk dijadikan lima orang," ujarnya.
Untuk pendaftaran calon anggota PPK, katanya, minimal satu kecamatan 10 orang atau dua kali lipat dari jumlah kebutuhan.
Untuk pelamar di Solok Selatan, katanya, setiap kecamatan memenuhi syarat minimal dan yang paling banyak pelamarnya untuk Kecamatan Sungai Pagu yaitu 65 orang.
KPU Solok Selatan sudah meluncurkan Pilkada Serentak 2020 pada 20 Januari 2020 sebagai tanda bahwa tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan sudah dimulai.
Tahapan yang sudah dilaksanakan oleh KPU yaitu penyusunan anggaran sudah selesai serta sosialisasi ke seluruh Kecamatan dengan sasaran tokoh masyarakat perangkat kecamatan hingga nagari.
Sekarang KPU sudah masuk ke tahapan perekrutan PPK dan sudah dilaksanakan ujian tertulis.
Selain itu, katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan menerima syarat dukungan calon perseorangan dan sampai saat ini sudah ada perwakilan calon perseorangan yang berkoordinasi dengan KPU.
Sebelumnya Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan Pilkada 2020 merupakan pesta demokrasi yang sudah sering dilaksanakan tetapi masih ada kekurangan dimana-mana.
"Ke depan semua pihak harus satu visi agar Pilkada bisa berjalan secara lancar, tertib dan aman," ujarnya.
Semua masyarakat, katanya, harus bersatu agar terpilih pemimpin yang lahir dari proses demokrasi.
"Masyarakat jangan terkecoh tentang nama tokoh yang mendadak baik sesaat saja tetapi harus didalami dulu karakteristiknya," kata dia.
"Seleksi tertulis kami laksanakan secara manual atau dengan kertas pensil di kampus Widiaswara Solok Selatan," kata Komisioner KPU divisi Tekhnis Wilson, di Padang Aro, Kamis.
Dia mengatakan, untuk anggota PPK di Solok Selatan dibutuhkan 35 orang atau setiap kecamatan dipilih lima orang yang dinyatakan lulus.
Untuk pendaftar calon anggota PPK, katanya sebanyak 272 orang dan setelah dilakukan seleksi administrasi oleh KPU yang diawasi langsung oleh Bawaslu yang memenuhi syarat hanya 231 orang.
"Peserta lulus administrasi inilah yang mengikuti ujian tertulis dan akan dipilih 10 orang dengan nilai tertinggi untuk dibahas dalam rapat pleno KPU untuk dijadikan lima orang," ujarnya.
Untuk pendaftaran calon anggota PPK, katanya, minimal satu kecamatan 10 orang atau dua kali lipat dari jumlah kebutuhan.
Untuk pelamar di Solok Selatan, katanya, setiap kecamatan memenuhi syarat minimal dan yang paling banyak pelamarnya untuk Kecamatan Sungai Pagu yaitu 65 orang.
KPU Solok Selatan sudah meluncurkan Pilkada Serentak 2020 pada 20 Januari 2020 sebagai tanda bahwa tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan sudah dimulai.
Tahapan yang sudah dilaksanakan oleh KPU yaitu penyusunan anggaran sudah selesai serta sosialisasi ke seluruh Kecamatan dengan sasaran tokoh masyarakat perangkat kecamatan hingga nagari.
Sekarang KPU sudah masuk ke tahapan perekrutan PPK dan sudah dilaksanakan ujian tertulis.
Selain itu, katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan menerima syarat dukungan calon perseorangan dan sampai saat ini sudah ada perwakilan calon perseorangan yang berkoordinasi dengan KPU.
Sebelumnya Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan Pilkada 2020 merupakan pesta demokrasi yang sudah sering dilaksanakan tetapi masih ada kekurangan dimana-mana.
"Ke depan semua pihak harus satu visi agar Pilkada bisa berjalan secara lancar, tertib dan aman," ujarnya.
Semua masyarakat, katanya, harus bersatu agar terpilih pemimpin yang lahir dari proses demokrasi.
"Masyarakat jangan terkecoh tentang nama tokoh yang mendadak baik sesaat saja tetapi harus didalami dulu karakteristiknya," kata dia.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB
Musyawarah daerah serentak Salimah Sumatera Barat 2025 : Mengokohkan kepemimpinan, menyatukan gerak
30 November 2025 19:27 WIB
Terpopuler - Fokus Pilkada
Lihat Juga
Pemkab Pasaman Barat tegaskan pelaksanaan pemilihan wali nagari secara e-voting
18 November 2025 19:02 WIB
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Meski kalah PSU, pasangan Nanik-Suyatni unggul tipis dari total suara Pilkada Magetan
23 March 2025 6:42 WIB