Pemilih pemula di Payakumbuh diimbau tidak tergoda politik uang
Senin, 2 Desember 2019 13:33 WIB
Pemkot Payakumbuh memberikan pendidikan politik goes to school sekaligus sosialisasi Pilkada Serentak 2020 bagi pemilih pemula di daerah itu. (Antara/Ist)
Payakumbuh, (ANTARA) - Pemilih pemula di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat diingatkan agar tidak tergoda dengan politik uang, isu sara, serta politik yang memprovokasi dan hoaks saat bergulirnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020.
Asisten III Setdako Payakumbuh Amriul Dt. Karayiang di Payakubuh, Senin, mengatakan para pemilih pemula adalah mereka yang untuk pertama kali menggunakan hak konstitusionalnya pada Pilkada Gubernur 2020.
"Untuk itu perlu edukasi bagi mereka dalam menggunakan hak konstitusionalnya yang pertama kali agar hak suaranya tersalurkan dengan benar," katanya
Hal itu dikatakannya saat menghadiri menghadiri kegiatan pendidikan politik goes to school sekaligus sosialisasi Pilkada Serentak 2020 bagi pemilih pemula di Kota Payakumbuh, Kamis (28/11).
Ia mengatakan pendidikan politik adalah sebagai wadah atau media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan membuat pemilih pemula menjadi lebih peka terhadap politik.
"Diharapkan pendidikan politik ini menjadi wadah bagi pemilih pemula dalam menyalurkan hak pilih mereka, termasuk meningkatkan partisipasi mereka disetiap pemilihan umum," katanya.
Sementara Kepala Kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh, Budhy Dharma Permana mengatakan, kegiatan sosialisasi pendidikan bolitik tersebut merupakan sarana pendidikan politik bagi pemilih pemula.
Kegiatan sosialisasi pendidikan itu juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada serentak September 2020 di Kota Payakumbuh.
"Kita berharap masyarakat di Kota Payakumbuh bisa mengetahui dan memahami tata cara Pilkada serentak 2020, dan diharapkan juga akan ikut mensosialisasikan ke lingkungannya masing-masin," katanya. (*)
Asisten III Setdako Payakumbuh Amriul Dt. Karayiang di Payakubuh, Senin, mengatakan para pemilih pemula adalah mereka yang untuk pertama kali menggunakan hak konstitusionalnya pada Pilkada Gubernur 2020.
"Untuk itu perlu edukasi bagi mereka dalam menggunakan hak konstitusionalnya yang pertama kali agar hak suaranya tersalurkan dengan benar," katanya
Hal itu dikatakannya saat menghadiri menghadiri kegiatan pendidikan politik goes to school sekaligus sosialisasi Pilkada Serentak 2020 bagi pemilih pemula di Kota Payakumbuh, Kamis (28/11).
Ia mengatakan pendidikan politik adalah sebagai wadah atau media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan membuat pemilih pemula menjadi lebih peka terhadap politik.
"Diharapkan pendidikan politik ini menjadi wadah bagi pemilih pemula dalam menyalurkan hak pilih mereka, termasuk meningkatkan partisipasi mereka disetiap pemilihan umum," katanya.
Sementara Kepala Kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh, Budhy Dharma Permana mengatakan, kegiatan sosialisasi pendidikan bolitik tersebut merupakan sarana pendidikan politik bagi pemilih pemula.
Kegiatan sosialisasi pendidikan itu juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada serentak September 2020 di Kota Payakumbuh.
"Kita berharap masyarakat di Kota Payakumbuh bisa mengetahui dan memahami tata cara Pilkada serentak 2020, dan diharapkan juga akan ikut mensosialisasikan ke lingkungannya masing-masin," katanya. (*)
Pewarta : Etri Saputra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dibuka Wako Fadly Amran, 1.100 masjid serentak mulai Pesantren Ramadhan di Padang
23 February 2026 13:51 WIB
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB
Musyawarah daerah serentak Salimah Sumatera Barat 2025 : Mengokohkan kepemimpinan, menyatukan gerak
30 November 2025 19:27 WIB