Dua santri ini tewas saat akan membersihkan sumur
Selasa, 5 November 2019 19:14 WIB
Salah satu mayat santri di dalam kantong mayat dibawa ke RSJ Magelang untuk divisum. (ANTARA/Heru Suyitno)
Magelang (ANTARA) - Dua santri Pondok Pesantren Nurul Ali, Sempu, Ngadirojo, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tewas saat akan membersihkan sumur di pondok pesantren tersebut.
Kapolsek Secang AKP Purwanto di Magelang, Selasa, mengatakan kedua santri tersebut yakni Abdul Kodim (25) warga Bojong, Mangli, Kaliangkrik dan Adi Usman (21), warga Gumuk, Muneng, Pakis, Kabupaten Magelang.
Ia mengatakan mereka berupaya membersihkan sumur yang berada di kompleks ponpes karena saluran air mati. Mereka berinisiatif untuk membersihkan sumur agar airnya bisa disedot.
"Ketika itu, korban Adi dan Kodim serta Amin berinisiatif untuk menguras sumur. Kemudian mereka mencari tangga dan diikatkan dengan tiang untuk turun ke sumur," katanya.
Sumur yang dibersihkan tersebut diperkirakan kedalamannya 15 meter dengan diameter 1 meter. Sumur yang berada di kompleks ponpes rencananya dibersihkan bertiga Adi, Kodim, dan Muh Thohar (24). Saat itu, yang pertama turun ke sumur Adi, kemudian berteriak minta tolong dan Kodim turun bermaksud menolongnya, sedangkan Muh Thohar ada di atas.
Thohar mengatakan telah merencanakan untuk membersihkan sumur sejak kemarin, namun baru dilaksanakan hari ini.
Thohar yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian melaporkan kepada pengasuh ponpes. Kemudian laporan diteruskan ke Polsek Secang.
Proses evakuasi kedua korban dilakukan petugas Damkar Kabupaten dan Kota Magelang. Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa menuju RSJ Prof Dr Soerojo Magelang untuk divisum.
Kapolsek Secang AKP Purwanto di Magelang, Selasa, mengatakan kedua santri tersebut yakni Abdul Kodim (25) warga Bojong, Mangli, Kaliangkrik dan Adi Usman (21), warga Gumuk, Muneng, Pakis, Kabupaten Magelang.
Ia mengatakan mereka berupaya membersihkan sumur yang berada di kompleks ponpes karena saluran air mati. Mereka berinisiatif untuk membersihkan sumur agar airnya bisa disedot.
"Ketika itu, korban Adi dan Kodim serta Amin berinisiatif untuk menguras sumur. Kemudian mereka mencari tangga dan diikatkan dengan tiang untuk turun ke sumur," katanya.
Sumur yang dibersihkan tersebut diperkirakan kedalamannya 15 meter dengan diameter 1 meter. Sumur yang berada di kompleks ponpes rencananya dibersihkan bertiga Adi, Kodim, dan Muh Thohar (24). Saat itu, yang pertama turun ke sumur Adi, kemudian berteriak minta tolong dan Kodim turun bermaksud menolongnya, sedangkan Muh Thohar ada di atas.
Thohar mengatakan telah merencanakan untuk membersihkan sumur sejak kemarin, namun baru dilaksanakan hari ini.
Thohar yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian melaporkan kepada pengasuh ponpes. Kemudian laporan diteruskan ke Polsek Secang.
Proses evakuasi kedua korban dilakukan petugas Damkar Kabupaten dan Kota Magelang. Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa menuju RSJ Prof Dr Soerojo Magelang untuk divisum.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update korban kecelakaan beruntun di Panyalaian, lima tewas dan tiga luka-luka
26 January 2026 18:50 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB
Polisi tingkatkan pengamanan jalur rawan kejahatan Lintas Bengkulu - Sumsel
31 December 2025 10:25 WIB