Sembilan orang ditangkap KPK dari kasus impor ikan
Senin, 23 September 2019 23:40 WIB
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap sembilan orang di Jakarta dan Bogor, Senin, terkait kasus kuota impor ikan.
"Kami konfirmasi, hari ini ada tim yang bertugas di Jakarta menindaklanjuti informasi terkait dugaan akan terjadinya transaksi antara pihak swasta yang bergerak di bidang importir ikan dengan pihak direksi BUMN di bidang perikanan," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jakarta, Senin.
KPK mengamankan total sembilan orang di Jakarta dan Bogor hingga Senin malam.
"Tiga orang diantaranya adalah jajaran direksi dan sisanya pegawai Perum Perindo (Perikanan Indonesia) serta pihak swasta importir," ungkap Syarif.
Ia menyatakan lembaganya sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan tersebut di gedung KPK, Jakarta.
"Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan status hukum pihak-pihak yang diamankan," kata dia.
"Kami konfirmasi, hari ini ada tim yang bertugas di Jakarta menindaklanjuti informasi terkait dugaan akan terjadinya transaksi antara pihak swasta yang bergerak di bidang importir ikan dengan pihak direksi BUMN di bidang perikanan," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jakarta, Senin.
KPK mengamankan total sembilan orang di Jakarta dan Bogor hingga Senin malam.
"Tiga orang diantaranya adalah jajaran direksi dan sisanya pegawai Perum Perindo (Perikanan Indonesia) serta pihak swasta importir," ungkap Syarif.
Ia menyatakan lembaganya sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan tersebut di gedung KPK, Jakarta.
"Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan status hukum pihak-pihak yang diamankan," kata dia.
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hasil survei: Perindo partai non-parlemen paling berpeluang ke Senayan
22 March 2023 17:25 WIB, 2023
NasDem, Prima, PBB, dan Perindo tiba di kantor KPU, siap bertarung di Pemilu
01 August 2022 10:58 WIB, 2022
Parpol nonparlemen wacanakan jadi satu koalisi untuk ikut kontestasi Pilpres 2024
24 February 2022 9:15 WIB, 2022
Perindo nilai pertemuan Megawati-Prabowo sebagai pertemuan antar sahabat
24 July 2019 8:09 WIB, 2019
Partai Perindo satu-satunya partai yang tidak mendaftarkan calegnya ke KPU Solok
18 July 2018 7:06 WIB, 2018