Bocah yang hanyut di Sungai Batang Hari Dharmasraya ditemukan tewas
Selasa, 4 Juni 2019 12:45 WIB
Tim BPBD bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban M Zaki, di Sungai Batang Hari Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, Senin (3/6). (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)
Pulau Punjung, (ANTARA) - Seorang bocah M Zaky (6) warga Nagari Sipangkur Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, yang dilaporkan hanyut di sungai Batang Hari pada Senin (3/6) sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 07.10 WIB, Selasa.
"Sudah ditemukan pagi tadi, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Edison di Pulau Punjung.
Ia mengatakan pencarian membutuhkan waktu sekitar 20 jam sejak korban diketahui hanyut. Kerjasama tim beserta bantuan masyarakat membuahkan hasil dengan ditemukan jasad korban dalam keadaan utuh.
"Kami bersama masyarakat mencari hinga tengah malam, tidak ada berhentinya sampai ditemukan tadi pagi," katanya.
Sebelumnya, M Zaki (6) warga Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya hanyut terbawa arus sungai Batang Batang Hari pada Senin (3/6).
Warga Nagari Sipangkur Muktar Malin Kayo, mengatakan korban diketahui hanyut pertama kali oleh warga setempat Anto (29), sekitar pukul 11.30.
Ia menjelaskan korban bersma tiga temanya sedang memancing dan duduk di atas perahu yang ada di tepian sungai. Tanpa disadari perahu tiba-tiba sampai ke tengah terbawa aliran sungai.
"Saat sampai di tengah, dua temannya berhasil menyelamatkan diri dengan melomoat dan berenang ke tepian, sedangkan korban tetap berada lalu kemudian hanyut," katanya.
Ia membahkan peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga untuk melihat secara lansung proses pencarian di sepanjang sungai batang hari. (*)
"Sudah ditemukan pagi tadi, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Edison di Pulau Punjung.
Ia mengatakan pencarian membutuhkan waktu sekitar 20 jam sejak korban diketahui hanyut. Kerjasama tim beserta bantuan masyarakat membuahkan hasil dengan ditemukan jasad korban dalam keadaan utuh.
"Kami bersama masyarakat mencari hinga tengah malam, tidak ada berhentinya sampai ditemukan tadi pagi," katanya.
Sebelumnya, M Zaki (6) warga Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya hanyut terbawa arus sungai Batang Batang Hari pada Senin (3/6).
Warga Nagari Sipangkur Muktar Malin Kayo, mengatakan korban diketahui hanyut pertama kali oleh warga setempat Anto (29), sekitar pukul 11.30.
Ia menjelaskan korban bersma tiga temanya sedang memancing dan duduk di atas perahu yang ada di tepian sungai. Tanpa disadari perahu tiba-tiba sampai ke tengah terbawa aliran sungai.
"Saat sampai di tengah, dua temannya berhasil menyelamatkan diri dengan melomoat dan berenang ke tepian, sedangkan korban tetap berada lalu kemudian hanyut," katanya.
Ia membahkan peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga untuk melihat secara lansung proses pencarian di sepanjang sungai batang hari. (*)
Pewarta : Ilka Jensen
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kayu hanyut digunakan untuk pemulihan daerah terdampak banjir, syaratnya?
09 December 2025 20:54 WIB
Tak pulang sejak menjala ikan, warga Ganting Mudiak Utara diduga hanyut di Batang Surantih
04 December 2025 8:53 WIB
Pemkab Agam turunkan tim gabungan cari warga hanyut di Sungai Batang Antokan
26 November 2025 15:25 WIB
Satu unit rumah hanyut dihantam luapan air sungai di Kinali Pasaman Barat
26 November 2025 15:21 WIB