Basarnas kerahkan tim cari korban hanyut di Sungai Batang Pasaman

id Tim gabungan Basarnas cari korban hanyut

Basarnas kerahkan tim cari korban hanyut di Sungai Batang Pasaman

Basarnas Pasaman saat persiapan berangkat mencari korban hanyut di Sungai Batang Pasaman, Kecamatan Pasaman, Rabu (10/12/2025) pagi. ANTARA/HO-Basarnas Pasaman.

Simpang Empat (ANTARA) - Tim gabungan Basarnas Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), menurunkan personel mencari warga hanyut Aper (45) di Sungai Batang Pasaman di bawah Gunung Puti, Kampuang Bukit Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Rabu.

Koordinator Pos SAR Pasaman (OSC) Novi Yurandi di Simpang Empat, Rabu, mengatakan Basarnas menurunkan delapan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) enam orang dan dari lokal hero sebanyak lima orang.

"Kami menurunkan rescue car double cabin 1, perahu karet, peralatan air dan peralatan medis," katanya.

Sementara Camat Pasaman Andre Affandi mengatakan informasi dari masyarakat, korban bersama temannya Abu Talib sama-sama menyeberangi Sungai Batang Pasaman menuju daerah Astra pada Selasa (9/12) pukul 18.30 WIB.

Saat itu dia sudah sampai ke seberang sungai, namun ketika saksi melihat ke belakang korban sudah tidak ada lagi dan diduga dibawa air sungai.

Melihat itu, lanjutnya, Abu Talib langsung melaporkan ke masyarakat lain dan ke pihak nagari.

Saat ini Bupati Pasaman Barat Yulianto juga telah menemui keluarga korban memberikan semangat dan rasa duka mendalam.

Pihak Polres Pasaman Barat dan TNI juga telah sampai di lokasi dan ikut melakukan pencarian.

Dia mengimbau agar masyarakat tetap waspada jika berada dekat sungai dan perbukitan, karena cuaca saat ini masih ekstrem.

"Sejak kemarin hujan kembali turun sampai saat ini. Air Sungai Batang Pasaman juga sempat naik, namun tidak sampai menggenangi rumah warga. Diharapkan masyarakat tetap hati-hati," imbaunya.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.