PDIP menangi pileg versi hitung cepat LSI Denny JA
Kamis, 18 April 2019 16:46 WIB
Peneliti LSI Denny JA Rully Akbar (kiri). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta (ANTARA) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memenangi Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 versi hitung cepat yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.
Hasil hitung cepat LSI Denny JA yang diumumkan oleh penelitinya Rully Akbar di Jakarta, Kamis, menunjukkan, dari data sampel sudah 100 persen, PDIP
mendapatkan 19,8 persen suara atau menduduki urutan pertama.
Peringkat kedua diduduki oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 12,5 persen suara, menyusul di peringkat ketiga adalah Partai Golongan Karya (Golkar) dengan raihan 12,21 persen suara.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi keempat dengan 9,56 persen suara. Sedangkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menghuni posisi kelima dengan 8,53 persen suara.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati posisi keenam dengan 8,04 persen suara, kemudian posisi ketujuh ditempati Partai Demokrat dengan 6,81 persen suara.
Dua partai terakhir yang masih masuk dalam ambang parliamentary threshold (PT) sebesar empat persen adalah Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 6,16 persen dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 4,34 persen.
Menurut perhitungan LSI Denny JA, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berada di urutan kesepuluh dengan 3,18 persen suara. Namun karena adanya margin of error sebesar satu persen, Perindo masih berpeluang melaju ke Senayan.
Hasil hitung cepat sekaligus mendepak enam partai peserta pileg sisanya. Partai-partai itu adalah Partai Berkarya (2,41 persen), Partai Solidaritas Indonesia (2,35 persen), Partai Hati Nurani Rakyat (1,85 persen), Partai Garuda (0,98 persen), Partai Bulan Bintang (0,90 persen), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (0,38 persen).
Hitung cepat adalah perhitungan suara di sejumlah sampel tempat pemungutan suara (TPS), yang dipilih secara acak dan proporsional dari seluruh populasi TPS yang ada.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dan jumlah sampel didapat dari 2.000 TPS.
Hasil hitung cepat LSI Denny JA yang diumumkan oleh penelitinya Rully Akbar di Jakarta, Kamis, menunjukkan, dari data sampel sudah 100 persen, PDIP
mendapatkan 19,8 persen suara atau menduduki urutan pertama.
Peringkat kedua diduduki oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 12,5 persen suara, menyusul di peringkat ketiga adalah Partai Golongan Karya (Golkar) dengan raihan 12,21 persen suara.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi keempat dengan 9,56 persen suara. Sedangkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menghuni posisi kelima dengan 8,53 persen suara.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati posisi keenam dengan 8,04 persen suara, kemudian posisi ketujuh ditempati Partai Demokrat dengan 6,81 persen suara.
Dua partai terakhir yang masih masuk dalam ambang parliamentary threshold (PT) sebesar empat persen adalah Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 6,16 persen dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 4,34 persen.
Menurut perhitungan LSI Denny JA, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berada di urutan kesepuluh dengan 3,18 persen suara. Namun karena adanya margin of error sebesar satu persen, Perindo masih berpeluang melaju ke Senayan.
Hasil hitung cepat sekaligus mendepak enam partai peserta pileg sisanya. Partai-partai itu adalah Partai Berkarya (2,41 persen), Partai Solidaritas Indonesia (2,35 persen), Partai Hati Nurani Rakyat (1,85 persen), Partai Garuda (0,98 persen), Partai Bulan Bintang (0,90 persen), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (0,38 persen).
Hitung cepat adalah perhitungan suara di sejumlah sampel tempat pemungutan suara (TPS), yang dipilih secara acak dan proporsional dari seluruh populasi TPS yang ada.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dan jumlah sampel didapat dari 2.000 TPS.
Pewarta : A Rauf Andar Adipati, M Arief Iskandar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen Hendri Septa di dunia pendidikan terpampang nyata, 500 ruang kelas baru terbangun sepanjang 2019-2024
24 August 2024 8:38 WIB, 2024
BPJS Ketenagakerjaan serahkan tabungan JHT anggota DPRD Sawahlunto 2019-2024
14 August 2024 5:01 WIB, 2024
Gubernur Sumbar cabut SK Perpanjangan Jabatan Komisioner KI 2019-2023
05 January 2024 20:22 WIB, 2024