Kubu Prabowo-Sandi mengklaim unggul di hitung cepat internal
Rabu, 17 April 2019 17:43 WIB
Ketua Seknas Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik, saat mencoblos di TPS 022 kawasan Warakas, Jakarta Utara, Rabu (17/4/2019). (istimewa)
Jakarta (ANTARA) - Kubu pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengklaim unggul dari pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat internal di Pilpres 2019.
"Seknas juga ada quick count. Kita baru 6 persen masuk, Prabowo-Sandi sudah memimpin," kata Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik, di Jakarta, Rabu.
Sementara exit poll yang dilakukan internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, mereka sudah unggul, dengan hasil Prabowo-Sandi (55,4 persen) dan Jokowi-Maruf (42,8 persen).
"Di DKI Jakarta, Prabowo-Sandi 56,3 persen, paslon 01 hanya 43,7 persen," ujar Taufik yang juga ketua DPD Partai Gerindra Jakarta ini.
TPS dekat rumah Taufik di kawasan Warakas, Jakarta Utara, paslon 02 unggul telak atas paslon 02. Di TPS 022 Prabowo-Sandi (158 suara) dan Jokowi-Maruf (65 suara) dan di TPS 023 Prabowo-Sandi (116 suara) dan Jokowi-Maruf (60 suara).
"Saya yakin (Prabowo-Sandi) menang kalau melihat ini. Kecenderungannya naik. Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera, Prabowo-Sandi menguasai. Seluruh Sumatera apalagi," katanya.
Kepada semua pendukung dan simpatisan Prabowo-Sandi, Taufik meminta untuk tidak panik dengan quick count yang dirilis beberapa lembaga survei.
"Kita juga punya quick count dan kita percaya pada quick count kita. Jangan terpancing oleh gerakan-gerakan yang memanasi. Ini khan sudah ada yang mulai memanasi. Tenang-tenang saja dulu. Kita punya quick count sendiri," ujarnya.
"Seknas juga ada quick count. Kita baru 6 persen masuk, Prabowo-Sandi sudah memimpin," kata Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik, di Jakarta, Rabu.
Sementara exit poll yang dilakukan internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, mereka sudah unggul, dengan hasil Prabowo-Sandi (55,4 persen) dan Jokowi-Maruf (42,8 persen).
"Di DKI Jakarta, Prabowo-Sandi 56,3 persen, paslon 01 hanya 43,7 persen," ujar Taufik yang juga ketua DPD Partai Gerindra Jakarta ini.
TPS dekat rumah Taufik di kawasan Warakas, Jakarta Utara, paslon 02 unggul telak atas paslon 02. Di TPS 022 Prabowo-Sandi (158 suara) dan Jokowi-Maruf (65 suara) dan di TPS 023 Prabowo-Sandi (116 suara) dan Jokowi-Maruf (60 suara).
"Saya yakin (Prabowo-Sandi) menang kalau melihat ini. Kecenderungannya naik. Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera, Prabowo-Sandi menguasai. Seluruh Sumatera apalagi," katanya.
Kepada semua pendukung dan simpatisan Prabowo-Sandi, Taufik meminta untuk tidak panik dengan quick count yang dirilis beberapa lembaga survei.
"Kita juga punya quick count dan kita percaya pada quick count kita. Jangan terpancing oleh gerakan-gerakan yang memanasi. Ini khan sudah ada yang mulai memanasi. Tenang-tenang saja dulu. Kita punya quick count sendiri," ujarnya.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Solok Selatan gandeng BSSN tingkatkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
27 October 2022 17:59 WIB, 2022
Dukung pemulihan ekonomi, KODIM 0310/SSD salurkan bantuan Rp1,2 miliar ke pedagang
18 May 2022 13:48 WIB, 2022
Wujudkan kehidupan harmonis, Dandim 0310 resmikan Nagari Sungai Dareh jadi kampung pancasila
15 March 2022 12:59 WIB, 2022
Dukung rencana kudeta, DPD Partai Demokrat Sulteng tegaskan kader membelot dipecat
04 February 2021 6:19 WIB, 2021
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB