"Exit poll" LSI Denny JA: pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang
Rabu, 17 April 2019 16:32 WIB
Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyampaikan hasil survei "exit poll" lembaganya kepada para pewarta di Jakarta, Rabu (17/4/1/2019). (A Rauf Andar Adipati)
Jakarta (ANTARA) - Hasil survei "exit poll" yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memenangkan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019.
Survei "exit poll" yang dirilis LSI pada pukul 15.00 WIB menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin berhasil meraup 56,4 persen suara, sedangkan pasangan pesaing, Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 43,6 persen suara.
"Kemenangan Jokowi-Ma'ruf didapat karena mereka memenangi suara dari tiga segmen besar, yakni minoritas, wong cilik (masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 2 juta per bulan), dan Muslim," kata Denny JA pada konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Rabu sore.
Metode exit poll berbeda dengan metode "quick count" atau hitung cepat. "Quick count" mendasarkan informasi pada hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS), sedangkan exit poll dasarnya adalah wawancara dengan pemilih yang telah memberikan suara di TPS.
LSI menggunakan teknik "multistage random sampling" untuk penarikan sampel. Sedangkan mereka memiliki 8.000 responden yang tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih di Indonesia.
Pada pukul 17.00 WIB, LSI akan merilis hasil hitung cepat atau "quick count" mereka.
Survei "exit poll" yang dirilis LSI pada pukul 15.00 WIB menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin berhasil meraup 56,4 persen suara, sedangkan pasangan pesaing, Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 43,6 persen suara.
"Kemenangan Jokowi-Ma'ruf didapat karena mereka memenangi suara dari tiga segmen besar, yakni minoritas, wong cilik (masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 2 juta per bulan), dan Muslim," kata Denny JA pada konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Rabu sore.
Metode exit poll berbeda dengan metode "quick count" atau hitung cepat. "Quick count" mendasarkan informasi pada hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS), sedangkan exit poll dasarnya adalah wawancara dengan pemilih yang telah memberikan suara di TPS.
LSI menggunakan teknik "multistage random sampling" untuk penarikan sampel. Sedangkan mereka memiliki 8.000 responden yang tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih di Indonesia.
Pada pukul 17.00 WIB, LSI akan merilis hasil hitung cepat atau "quick count" mereka.
Pewarta : A Rauf Andar Adipati, M Arief Iskandar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen Hendri Septa di dunia pendidikan terpampang nyata, 500 ruang kelas baru terbangun sepanjang 2019-2024
24 August 2024 8:38 WIB, 2024
BPJS Ketenagakerjaan serahkan tabungan JHT anggota DPRD Sawahlunto 2019-2024
14 August 2024 5:01 WIB, 2024
Gubernur Sumbar cabut SK Perpanjangan Jabatan Komisioner KI 2019-2023
05 January 2024 20:22 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB