PKS optimistis raih suara 12 persen pada pemilu 2019
Minggu, 20 Januari 2019 15:22 WIB
Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring (kiri) (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Partai Keadilan Sejahtera optimistis bisa meraih suara 12 persen pada pemilu 2019 dengan perolehan 70 kursi untuk DPR RI.
"Insya Allah PKS akan balik ke situ meraih 70 kursi apalagi di Indonesia partai kader cuma dua yaitu PDI Perjuangan dan PKS," kata Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring di Padang, Minggu pada rangkaian kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat.
Menurut mantan Presiden PKS tersebut kendati pemilu legislatif dan pilpres bersamaan dan efek ekor jas banyak diperoleh oleh PDI Perjuangan dan Gerindra tetapi PKS tergabung dalam salah satu koalisi.
Ia menilai Geindra merupakan nasionalis sekuler sementara PKS merupakan partai Islam.
"Jadi kalau di PKS siapa pun yang ingin masuk harus melewati proses, tidak seperti partai lain yang ibarat naik angkot siapa yang bayar bisa langsung dibawa," kata dia
Pada sisi lain pihaknya meyakini dan berharap pangsa pasar pemilih muslim adalah PKS,
Ia menyampaikan berdasarkan beragam prediksi terkait persoalan ini pada kenyataannya fakta di lapangan PDI Perjuangan kalah pada sejumlah pilkada serentak di 2017 dan 2018.
"Di DKI Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Lampung , Sumatera Selatan PKS menang, dan ini fakta di lapangan loh," kata dia.
Tifatul mengatakan pihaknya juga akan melibatkan dan memberdayakan kepala daerah dari PKS untuk ikut berperan memenangkan PKS dalam pemilu 2019.
Pada pemilu 2014 Partai Keadilan Sejahtera memperoleh suara 8.480.204 atau 6,79 persen dengan perolehan 40 kursi di DPR atau berkurang 17 kursi dibanding pemilu 2009 yang saat itu memperoleh 57 kursi.
"Insya Allah PKS akan balik ke situ meraih 70 kursi apalagi di Indonesia partai kader cuma dua yaitu PDI Perjuangan dan PKS," kata Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring di Padang, Minggu pada rangkaian kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat.
Menurut mantan Presiden PKS tersebut kendati pemilu legislatif dan pilpres bersamaan dan efek ekor jas banyak diperoleh oleh PDI Perjuangan dan Gerindra tetapi PKS tergabung dalam salah satu koalisi.
Ia menilai Geindra merupakan nasionalis sekuler sementara PKS merupakan partai Islam.
"Jadi kalau di PKS siapa pun yang ingin masuk harus melewati proses, tidak seperti partai lain yang ibarat naik angkot siapa yang bayar bisa langsung dibawa," kata dia
Pada sisi lain pihaknya meyakini dan berharap pangsa pasar pemilih muslim adalah PKS,
Ia menyampaikan berdasarkan beragam prediksi terkait persoalan ini pada kenyataannya fakta di lapangan PDI Perjuangan kalah pada sejumlah pilkada serentak di 2017 dan 2018.
"Di DKI Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Lampung , Sumatera Selatan PKS menang, dan ini fakta di lapangan loh," kata dia.
Tifatul mengatakan pihaknya juga akan melibatkan dan memberdayakan kepala daerah dari PKS untuk ikut berperan memenangkan PKS dalam pemilu 2019.
Pada pemilu 2014 Partai Keadilan Sejahtera memperoleh suara 8.480.204 atau 6,79 persen dengan perolehan 40 kursi di DPR atau berkurang 17 kursi dibanding pemilu 2009 yang saat itu memperoleh 57 kursi.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Solok Kukuhkan Pengurus Saka Adhyasta Pemilu dan Penandatanganan MoU Bawaslu dengan Kwarcab
11 November 2025 15:52 WIB
Bawaslu Dharmasraya gelar penguatan kelembagaan hadapi pemisahan jadwal pemilu-pilkada
07 August 2025 21:00 WIB
Lelang selesai, barang habis pakai Pemilu 2024 di gudang KPU Pasaman mulai diangkut
15 July 2025 18:41 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB