Jumat sore, Aceh diguncang gempa 5,5 SR
Jumat, 14 September 2018 17:37 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Banda Aceh, (Antaranews Sumbar) - Gempa dengan kekuatan 5,5 skala Richter terjadi pada jarak sekitar 161 kilometer arah Barat Laut dari Kota Sabang, Provinsi Aceh, Jumat (14/9), pukul 14.51 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata I'e di Aceh Besar, Jumat menyebutkan, titik episentrum atau pusat lokasi gempa ini berada pada koordinat 6,88 Lintang Utara, dan 94,28 Bujur Timur.
Gempa ini dengan kedalaman sekitar 126 kilometer, sebut BMKG Stasiun Geofisika Mata I'e.
Siswanto, pejabat salah satu pemangku kepentingan di Sabang melaporkan, pihaknya telah berkoodinasi dengan unsur terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
"Melalui hasil komunikasi dengan BPBD, belum ada informasi yang merasakan getaran gempa tersebut," katanya.
Provinsi Aceh tahun ini telah memiliki dua stasiun geofisika untuk memantau aktivitas seismik, yakni Mata Ie di Aceh Besar dan Tapaktuan di Aceh Selatan.
Seperti diketahui, Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki intensitas gempa tinggi di Indonesia, karena berada di bentangan Patahan Semangko atau Sesar Sumatera.
Yakni patahan gempa sepanjang 1.900 kilometer terbentang dari Aceh hingga Teluk Semangko di Provinsi Lampung. Aceh juga berada di dekat pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia. (*)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata I'e di Aceh Besar, Jumat menyebutkan, titik episentrum atau pusat lokasi gempa ini berada pada koordinat 6,88 Lintang Utara, dan 94,28 Bujur Timur.
Gempa ini dengan kedalaman sekitar 126 kilometer, sebut BMKG Stasiun Geofisika Mata I'e.
Siswanto, pejabat salah satu pemangku kepentingan di Sabang melaporkan, pihaknya telah berkoodinasi dengan unsur terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
"Melalui hasil komunikasi dengan BPBD, belum ada informasi yang merasakan getaran gempa tersebut," katanya.
Provinsi Aceh tahun ini telah memiliki dua stasiun geofisika untuk memantau aktivitas seismik, yakni Mata Ie di Aceh Besar dan Tapaktuan di Aceh Selatan.
Seperti diketahui, Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki intensitas gempa tinggi di Indonesia, karena berada di bentangan Patahan Semangko atau Sesar Sumatera.
Yakni patahan gempa sepanjang 1.900 kilometer terbentang dari Aceh hingga Teluk Semangko di Provinsi Lampung. Aceh juga berada di dekat pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia. (*)
Pewarta : Muhammad Said
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Tambahan TKD Rp108 miliar buat Kepulauan Mentawai. Wagub Vasko: Peluang percepatan pembangunan
07 March 2026 20:04 WIB
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB