Presiden Iran kirim utusan ke Turki bahas sanksi AS terhadap Teheran
Jumat, 10 Agustus 2018 6:45 WIB
Presiden Iran, Hassan Rouhani. (Antara)
Ankara, (Antaranews Sumbar) - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Kamis mengirim utusan ke Turki untuk membahas sanksi Amerika Serikat terhadap Teheran.
Utusan khusus Rouhani itu, Mahmoud Vaezi, melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevut Cavusoglu.
"Kami membicarakan masalah bersama Turki-Iran dengan Mahmoud Vaezi, kepala Kantor Kepresidenan Iran," kata Cavusoglu di Twitter-nya.
Vaezi berkunjung ke Ankara di tengah perundingan Turki dengan Amerika Serikat menyangkut sanksi negara adidaya itu terhadap Iran.
Selain tetangga, Iran juga pemasok utama energi bagi Turki.
Sebagai tindak lanjut dari keputusan AS untuk mundur dari kesepakatan nuklir Iran 2015, putaran pertama sanksi AS terhadap Iran telah diterapkan kembali pada Selasa.
Sanksi putaran kedua, yang termasuk larangan perdagangan minyak, akan berlaku mulai awal November dan akan langsung berdampak pada impor minyak mentah Turki dari Iran.
Menteri luar negeri Turki beberapa kali mengatakan bahwa Ankara akan menolak menuruti sanksi AS tersebut. (*)
Utusan khusus Rouhani itu, Mahmoud Vaezi, melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevut Cavusoglu.
"Kami membicarakan masalah bersama Turki-Iran dengan Mahmoud Vaezi, kepala Kantor Kepresidenan Iran," kata Cavusoglu di Twitter-nya.
Vaezi berkunjung ke Ankara di tengah perundingan Turki dengan Amerika Serikat menyangkut sanksi negara adidaya itu terhadap Iran.
Selain tetangga, Iran juga pemasok utama energi bagi Turki.
Sebagai tindak lanjut dari keputusan AS untuk mundur dari kesepakatan nuklir Iran 2015, putaran pertama sanksi AS terhadap Iran telah diterapkan kembali pada Selasa.
Sanksi putaran kedua, yang termasuk larangan perdagangan minyak, akan berlaku mulai awal November dan akan langsung berdampak pada impor minyak mentah Turki dari Iran.
Menteri luar negeri Turki beberapa kali mengatakan bahwa Ankara akan menolak menuruti sanksi AS tersebut. (*)
Pewarta : Antara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tolak gagasan 'kesepakatan Trump' soal nuklir, Presiden Iran: tawaran 'aneh'
15 January 2020 17:34 WIB, 2020
Rouhani tegaskan rakyat Iran takkan tunduk pada persekongkolan 'musuh'
28 November 2019 11:41 WIB, 2019
Presiden Iran nyatakan pembicaraan dengan AS hanya jika sanksi dicabut
27 August 2019 19:05 WIB, 2019
Rouhani tegaskan tidak ingin berperang, tapi jika AS melanggar lagi berhadapan dengan Iran
26 June 2019 10:57 WIB, 2019
Iran tolak tawaran berunding Trump beberapa jam jelang berlakunya sanksi baru
07 August 2018 6:59 WIB, 2018