Titik api di Aceh tidak berkurang
Rabu, 25 Juli 2018 11:41 WIB
Ilustrasi - (Antara Sumbar/Yusrizal)
Banda Aceh, (Antaranews Sumbar) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh, menyebutkan delapan titik panas terdeteksi oleh satelit bertahan di provinsi paling Barat di Indonesia.
"Pagi ini, sama seperti kemarin (Selasa, 24/7) sore. Ada delapan titik panas di Aceh," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Rabu.
Kedelapan titik panas tersebut, lanjutnya, terdeteksi dengan menggunakan sensor modis melalui ketiga satelit, yakni Terra, Aqua, dan Suomi NPP yang tersebar di empat kabupaten/kota.
Tapi, terjadi peningkatan untuk tingkat kepercayaan di dua titik panas dari 64 persen kemarin sore, menjadi 67 persen di Kecamatan Danau Paris, dan satu titik di Kecamatan Singkil Utara dari total tiga titik panas diantaranya di Aceh Singkil.
Lalu tiga titik panas terdapat di Aceh Besar dengan persentase tingkat kepercayaan yang sama kemarin sore, yakni dua titik di Kecamatan Seulimun 40 persen, dan satu titik di Kecamatan Indrapuri 67 persen.
Sisanya dua titik panas lagi, satu titik di Kabupaten Gayo Lues terdeteksi berada di Kecamatan Rikit Gaib memiliki tingkat kepercayaan 58 persen, dan Kota Subulussalam terpantau di Kecamatan Sultan Daulat 61 persen.
"Semua titik panas di Aceh ini, belum menunjukan persentase tingkat kepercayaan yang patut di duga. Tapi, paling tinggi tingkat kepercayaan 67 persen sekarang bertambah menjadi tiga titik, dari sebelumnya cuma satu titik," tegasnya.
Presiden Joko Widodo telah mengingatkan para pimpinan di daerah terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini meningkat di sejumlah daerah di Indonesia.
"Saya ingatkan kembali bahwa kejadian kebakaran seperti yang lalu-lalu harus sudah setop," kata Presiden Jokowi.
Presiden menyebutkan sudah memerintahkan Menkopolhukam Wiranto untuk mengundang Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim dan kepala daerah untuk diingatkan kembali mengenai ancaman karhutla.
"Ya ini secepat-cepatnya saya sudah memerintahkan Menkopolhukam untuk mengundang Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim dan kepala daerah untuk saya ingatkan kembali bahwa kejadian kebakaran seperti yang lalu-lalu harus sudah setop," kata Jokowi. (*)
"Pagi ini, sama seperti kemarin (Selasa, 24/7) sore. Ada delapan titik panas di Aceh," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Rabu.
Kedelapan titik panas tersebut, lanjutnya, terdeteksi dengan menggunakan sensor modis melalui ketiga satelit, yakni Terra, Aqua, dan Suomi NPP yang tersebar di empat kabupaten/kota.
Tapi, terjadi peningkatan untuk tingkat kepercayaan di dua titik panas dari 64 persen kemarin sore, menjadi 67 persen di Kecamatan Danau Paris, dan satu titik di Kecamatan Singkil Utara dari total tiga titik panas diantaranya di Aceh Singkil.
Lalu tiga titik panas terdapat di Aceh Besar dengan persentase tingkat kepercayaan yang sama kemarin sore, yakni dua titik di Kecamatan Seulimun 40 persen, dan satu titik di Kecamatan Indrapuri 67 persen.
Sisanya dua titik panas lagi, satu titik di Kabupaten Gayo Lues terdeteksi berada di Kecamatan Rikit Gaib memiliki tingkat kepercayaan 58 persen, dan Kota Subulussalam terpantau di Kecamatan Sultan Daulat 61 persen.
"Semua titik panas di Aceh ini, belum menunjukan persentase tingkat kepercayaan yang patut di duga. Tapi, paling tinggi tingkat kepercayaan 67 persen sekarang bertambah menjadi tiga titik, dari sebelumnya cuma satu titik," tegasnya.
Presiden Joko Widodo telah mengingatkan para pimpinan di daerah terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini meningkat di sejumlah daerah di Indonesia.
"Saya ingatkan kembali bahwa kejadian kebakaran seperti yang lalu-lalu harus sudah setop," kata Presiden Jokowi.
Presiden menyebutkan sudah memerintahkan Menkopolhukam Wiranto untuk mengundang Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim dan kepala daerah untuk diingatkan kembali mengenai ancaman karhutla.
"Ya ini secepat-cepatnya saya sudah memerintahkan Menkopolhukam untuk mengundang Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim dan kepala daerah untuk saya ingatkan kembali bahwa kejadian kebakaran seperti yang lalu-lalu harus sudah setop," kata Jokowi. (*)
Pewarta : Muhammad Said
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar siap bantu pemadaman titik api di provinsi tetangga
07 September 2023 14:58 WIB, 2023
Lahan sawit warga di Pesisir Selatan terbakar, titik api terus bertambah (Video)
24 May 2023 15:19 WIB, 2023
BKSDA Sumbar sosialisasi pencegahan Karhutla di nagari rawan titik api
27 April 2022 11:59 WIB, 2022
BNPB: titik api sedikit, tapi pergerakan asap dominan ke arah Pekanbaru
23 September 2019 17:51 WIB, 2019
Malaysia diminta obyektif soal kabut asap, Menteri LHK: tidak semua kabut asap berasal dari Indonesia
11 September 2019 12:52 WIB, 2019
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Tambahan TKD Rp108 miliar buat Kepulauan Mentawai. Wagub Vasko: Peluang percepatan pembangunan
07 March 2026 20:04 WIB
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB