Taman Kelok Sembilan dipadati wisatawan
Rabu, 20 Juni 2018 11:46 WIB
Pengunjung di Taman Kelok Sembilan, pada Selasa (20/6). ANTARA Sumbar/Fathul Abdi .
Sarilamak, (Antaranews Sumbar) - Taman Kelok Sembilan, Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), kian menjadi destinasi yang diminati oleh wisatawan, baik lokal ataupun daerah lain.
"Sudah ramai sejak hari pertama lebaran sampai sekarang, paling ramai itu pada siang hingga sore hari," kata Ari (33), salah seorang fotografer lepas di Taman Kelok Sembilan, Rabu.
Tidak hanya wisatawan lokal, pengunjung ke lokasi itu juga banyak yang berasal dari daerah lain terutama Riau yang merupakan provinsi tetangga Sumbar.
"Tidak semua pengunjung yang datang ke sini secara sengaja, banyak yang kebetulan lewat karena Kelok Sembilan adalah jalur penghubung Sumbar dengan Riau," katanya.
Ia membeberkan puncak keramaian di lokasi itu terjadi pada Minggu (17/6), dan telah berangsur turun pada Rabu (20/6).
Selama masa libur Lebaran ia mengaku pendapatannya meningkat hingga sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa.
"Biasanya rata-rata penghasilan satu hari sekitar Rp100 ribu, tapi pada masa Lebaran Alhamdulillah meningkat jadi Rp1 juta per hari," katanya yang sudah menjual jasa foto sejak 2015.
Taman Kelok Sembilan berada di loaksi sebelum menuju Jembatan Layang Kelok Sembilan, dari arah Sumbar menuju Pekanbaru.
Di lokasi tersebut para pengunjung bisa menikmati pemandangan alam, serta mencoba berbagai makanan dan minuman pada warung yang berdiri di sepanjang tepian jalan.
Selain itu di Taman Kelok Sembilan juga terdapat aliran sungai untuk wahana berenang anak.
Salah seorang perantau asal Bogor Desi (38), mengaku cukup senang bisa membawa anaknya ke lokasi itu.
"Tempatnya luas, dan lingkungannya masih asri. Berbagai makanan juga bisa dinikmati," katanya.
"Sudah ramai sejak hari pertama lebaran sampai sekarang, paling ramai itu pada siang hingga sore hari," kata Ari (33), salah seorang fotografer lepas di Taman Kelok Sembilan, Rabu.
Tidak hanya wisatawan lokal, pengunjung ke lokasi itu juga banyak yang berasal dari daerah lain terutama Riau yang merupakan provinsi tetangga Sumbar.
"Tidak semua pengunjung yang datang ke sini secara sengaja, banyak yang kebetulan lewat karena Kelok Sembilan adalah jalur penghubung Sumbar dengan Riau," katanya.
Ia membeberkan puncak keramaian di lokasi itu terjadi pada Minggu (17/6), dan telah berangsur turun pada Rabu (20/6).
Selama masa libur Lebaran ia mengaku pendapatannya meningkat hingga sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa.
"Biasanya rata-rata penghasilan satu hari sekitar Rp100 ribu, tapi pada masa Lebaran Alhamdulillah meningkat jadi Rp1 juta per hari," katanya yang sudah menjual jasa foto sejak 2015.
Taman Kelok Sembilan berada di loaksi sebelum menuju Jembatan Layang Kelok Sembilan, dari arah Sumbar menuju Pekanbaru.
Di lokasi tersebut para pengunjung bisa menikmati pemandangan alam, serta mencoba berbagai makanan dan minuman pada warung yang berdiri di sepanjang tepian jalan.
Selain itu di Taman Kelok Sembilan juga terdapat aliran sungai untuk wahana berenang anak.
Salah seorang perantau asal Bogor Desi (38), mengaku cukup senang bisa membawa anaknya ke lokasi itu.
"Tempatnya luas, dan lingkungannya masih asri. Berbagai makanan juga bisa dinikmati," katanya.
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menjadi daerah asal longsor Maninjau, 54 warga mengungsi di pinggir jalan Kelok 42
06 January 2026 15:07 WIB
Berkendara di "Kelok Ampek Puluh Ampek" Sumbar, poros ikonik Danau Maninjau - Ngarai Sianok
24 September 2025 10:27 WIB
Menikmati Ngarai Sianok terkini , susuri juga Kelok 44 hingga Danau Maninjau
21 September 2025 20:00 WIB
Operator alat berat pekerja jembatan kelok hantu di Tanah Datar hanyut terseret arus
25 April 2024 18:34 WIB, 2024
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Wahana permainan mulai dibangun di objek wisata Pariaman semarakkan Piaman Barayo
28 February 2026 15:56 WIB