Lahirkan qori dan qoriah terbaik, Pesisir Selatan perketat seleksi kafilah MTQ
Selasa, 24 April 2018 13:03 WIB
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafrinal. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra)
Painan, (Antaranews Sumbar) - Pejabat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mendorong penyeleksian kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat kecamatan yang akan bertarung pada MTQ tingkat kabupaten November 2018 dilaksanakan dengan ketat.
"Kami menginginkan seperti itu, sehingga kafilah yang meraih emas pada MTQ tingkat kabupaten benar-benar bisa menjadi wakil di tingkat provinsi," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Kabupaten setempat, Andi Syafrinal di Painan, Selasa.
Karena tambahnya, berkaca pada pelaksanaan MTQ tahun-tahun sebelumnya, kafilah yang meraih emas tingkat kabupaten hanya sebagian yang mampu berbuat banyak di tingkat provinsi.
Namun, sebaliknya, kafilah-kafilah yang tidak meraih emas, bahkan tidak ikut MTQ dan pengikutsertaannya berdasarkan hasil seleksi mandiri mampu meraih emas di tingkat provinsi.
Hal tersebut ia tekankan agar kafilah yang mendapat emas dan perak di MTQ tingkat kabupaten adalah mereka yang memiliki kemampuan mumpuni.
Selanjutnya, mampu meraih hasil maksimal pada MTQ tingkat provinsi yang rencananya dilaksanakan pada 2019.
"Dengan penyeleksian yang ketat kami yakin peringkat Pesisir Selatan pada MTQ 2019 akan meningkat jika dibandingkan pada 2017 yang meraih posisi 6 besar," ujarnya.
Ia menyebutkan menghadapi MTQ tingkat provinsi 2017 pemerintah kabupaten setempat cukup serius mulai dari pelaksanaan pemusatan latihan hingga bonus bagi kafilah.
"Jam pemusatan latihan bagi para kafilah ditambah, begitu juga dengan honornya, selain itu bonus bagi kafilah yang meraih emas juga menjadi perhatian pemerintah kabupaten," kata Andi.
Bahkan bonus yang berikan naik tiga kali lipat lebih, dari sebelumnya yang mendapat emas Rp7,5 juta namun pada 2017 diberikan bonus Rp25 juta. (*)
"Kami menginginkan seperti itu, sehingga kafilah yang meraih emas pada MTQ tingkat kabupaten benar-benar bisa menjadi wakil di tingkat provinsi," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Kabupaten setempat, Andi Syafrinal di Painan, Selasa.
Karena tambahnya, berkaca pada pelaksanaan MTQ tahun-tahun sebelumnya, kafilah yang meraih emas tingkat kabupaten hanya sebagian yang mampu berbuat banyak di tingkat provinsi.
Namun, sebaliknya, kafilah-kafilah yang tidak meraih emas, bahkan tidak ikut MTQ dan pengikutsertaannya berdasarkan hasil seleksi mandiri mampu meraih emas di tingkat provinsi.
Hal tersebut ia tekankan agar kafilah yang mendapat emas dan perak di MTQ tingkat kabupaten adalah mereka yang memiliki kemampuan mumpuni.
Selanjutnya, mampu meraih hasil maksimal pada MTQ tingkat provinsi yang rencananya dilaksanakan pada 2019.
"Dengan penyeleksian yang ketat kami yakin peringkat Pesisir Selatan pada MTQ 2019 akan meningkat jika dibandingkan pada 2017 yang meraih posisi 6 besar," ujarnya.
Ia menyebutkan menghadapi MTQ tingkat provinsi 2017 pemerintah kabupaten setempat cukup serius mulai dari pelaksanaan pemusatan latihan hingga bonus bagi kafilah.
"Jam pemusatan latihan bagi para kafilah ditambah, begitu juga dengan honornya, selain itu bonus bagi kafilah yang meraih emas juga menjadi perhatian pemerintah kabupaten," kata Andi.
Bahkan bonus yang berikan naik tiga kali lipat lebih, dari sebelumnya yang mendapat emas Rp7,5 juta namun pada 2017 diberikan bonus Rp25 juta. (*)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Safari ramadan di Pesisir Selatan, Wagub Vasko salurkan bantuan untuk dua masjid
13 March 2026 8:26 WIB
11 Pejabat strategis Pemkab Pesisir Selatan dilantik, Bupati dorong terobosan baru
06 January 2026 10:16 WIB
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Sepanjang 2025, Kejari Pesisir Selatan Tangani 276 SPDP dan Tuntaskan 145 Perkara
03 January 2026 6:46 WIB