Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah pusat bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTM) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik di daerah itu. Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, di Pulau Punjung, Kamis, mengatakan rencana pembangunan tersebut akan dilaksanakan di bendungan Sungai Batanghari yang berada di Kecamatan Pulau Punjung. "Kami atas nama pemerintah mengapresiasi dan menyambut baik rencana ini karena penambahan daya listrik dibutuhkan masyarakat," ujarnya. Jika pembangunan PLTM terealisasi akan mampu membuka peluang investasi di Kabupaten Dharmasraya. Menurutnya persoalan listrik menjadi pertimbangan utama bagi investor untuk berivestasi, misalnya bidang di perhotelan, pabrik, dan lainnya yang membutuhkan aliran listrik cukup bagus. Sementara, Kasubdit Pemanfaatan Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Saroni Soegiarto, mengemukakan pembangunan PLTM diyakini tepat dilakukan di Dharmasraya melihat potensi air yang cukup besar di daerah itu.
"Potensi air pada bendungan Sungai Batanghari ini mencapai 86 kubik, sedangkan yang terpakai untuk kebutuhan irigasi sekitar 25 kubik. Sisanya ini yang akan dimanfaatkan untuk pembagkit listrik," jelasnya. Kementerian PUPR menggandeng swasta untuk pelaksanaan proyek pembangunan PLTM, tambahnya. "Proses pembangunan masih dalam proses lelang. Setidaknya ada tiga investor yang akan dilibatkan untuk pembangunan PLTM ini," ujarnya. (*)
Kempupera Bantu Dharmasraya Bikin PLTMH
Kamis, 18 Januari 2018 19:36 WIB
Gardu Induk pembangkit listrik. (ANTARA FOTO)
Pewarta : Ilka Jensen
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dibangun dengan anggaran Rp284 milira, irigasi Sawah Laweh mengairi 3.000 hektare
11 October 2018 12:51 WIB, 2018
Ini alasan Hendrajoni inginkan rumah nelayan dari Kemenpupera dievaluasi (Video)
23 July 2018 20:12 WIB, 2018
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Sabtu (14/03/2026) pagi emas UBS Rp3,055 juta/gr dan Galeri24 Rp3,039 juta/gr
14 March 2026 8:40 WIB
Harga emas Antam turun tipis jadi Rp3.042.000 per gram pada Kamis(12/03/2026)
12 March 2026 9:54 WIB