PKS Pasaman Barat Tunggu Putusan DPP untuk Bacabup
Rabu, 25 Februari 2015 19:47 WIB
Simpang Ampek, (Antara) - Partai Keadilan Sejatera (PKS) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menunggu putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) siapa bakal calon bupati yang akan diusung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015.
"Hingga saat ini ada lima bakal calon bupati yang telah mendaftar. Belum ada pengerucutan kesatu nama karena masih dalam tahap seleksi," kata Koordinator Bapilu PKS Pasaman Barat, Fajri Yustian di Simpang Ampek, Rabu.
Ia menambahkan PKS pada prinsipnya terbuka untuk siapa saja yang ingin mendaftar menjadi cabup dan cawabup.
Ia menyebutkan lima bakal calon bupati itu empat orang dari kalangan eksternal yakni mantan Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Pasaman Barat, Hamsuardi, mantan Bupati Pasaman Barat 2005 hingga 2010, Syahiran, angota DPRD, Akansyah dan Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Barat saat ini, Syahnan. Sedangkan dari internal atau kader adalah anggota DPRD Pasaman Barat 2014 hingga 2019, Supriono.
Menurutnya dari kelimabakal calon bupati itu, masing-masing memiliki keunggulan dan kelebihan. Elektabilitasnya kelimanya di tengah-tengah masyarakat cukup tinggi.
"Hingga saat ini kami masih melakukan penyaringan terhadap bakal calon tersebut. Kami hanya mengusulkan dan yang menentukan DPP nantinya," tegas Fajri.
Terhadap kelima bakal calon bupati itu, panitia seleksi dari PKS Pasaman Barat melakukan survey kelapangan mana dari keempatnya memiliki elektabilitas yang tinggi.
"Selain elektabilitas, kami juga melihat kapasitas dan moral keempatnya. Bagaimana respon masyarakat terhadap keempatnya nanti," ujarnya.
Pihaknya akan melakukan survey terhadap masyarakat kemudian baru memutuskan mana bakal calon yang akan didukung pada Pilkada nanti.
"Tahapan Pilkada masih panjang sehingga masih memungkinkan panitia seleksi untuk melakukan survey ketengah masyarakat," sebutnya.
Ia menegaskan PKS Pasaman Barat terbuka luas terhadap semua bakal calon, asalkan sesuai dengan aturan main yang diterapkan PKS.
"Tentunya semuanya ada aturan dan mekanismenya. Kita terbuka dan akan menyaring bakal calon yang ada," tegasnya.
Mengenai koalisi dengan partai lain, ia menegaskan masih belum final dan masih dalam tahap penjajakan dengan sejumlah partai lain.
"Kami tentunya akan berkoalisi karena PKS hanya memiliki tiga kursi di DPRD Pasaman Barat. Saat ini masih penjajakan dan dalam proses," tegasnya. (*/alt)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar bersama Pemkab Pasaman Barat resmikan jembatan menuju Pelabuhan Teluk Tapang
13 February 2026 20:30 WIB
Satgas Saber Pangan Pasaman Barat pastikan stok pangan jelang Ramadhan cukup
13 February 2026 20:29 WIB
Pasaman Barat peroleh bantuan perbaikan 52 unit rumah rusak akibat bencana
13 February 2026 20:28 WIB
Wakil Yuridis Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan pemeriksaan tanah untuk sertifikasi aset Pemerintah Nagari Lubuk Layang
13 February 2026 9:43 WIB
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan pengumpulan data yuridis PTSL 2026 di Nagari Lansek Kadok
13 February 2026 9:41 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Pemkab Pasaman Barat perkuat mitigasi resiko hukum melalui kerja sama dengan kejaksaan
12 February 2026 16:46 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018