Simpang Ampek, (Antara) - Partai Keadilan Sejatera (PKS) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menunggu putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) siapa bakal calon bupati yang akan diusung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015. "Hingga saat ini ada lima bakal calon bupati yang telah mendaftar. Belum ada pengerucutan kesatu nama karena masih dalam tahap seleksi," kata Koordinator Bapilu PKS Pasaman Barat, Fajri Yustian di Simpang Ampek, Rabu. Ia menambahkan PKS pada prinsipnya terbuka untuk siapa saja yang ingin mendaftar menjadi cabup dan cawabup. Ia menyebutkan lima bakal calon bupati itu empat orang dari kalangan eksternal yakni mantan Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Pasaman Barat, Hamsuardi, mantan Bupati Pasaman Barat 2005 hingga 2010, Syahiran, angota DPRD, Akansyah dan Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Barat saat ini, Syahnan. Sedangkan dari internal atau kader adalah anggota DPRD Pasaman Barat 2014 hingga 2019, Supriono. Menurutnya dari kelimabakal calon bupati itu, masing-masing memiliki keunggulan dan kelebihan. Elektabilitasnya kelimanya di tengah-tengah masyarakat cukup tinggi. "Hingga saat ini kami masih melakukan penyaringan terhadap bakal calon tersebut. Kami hanya mengusulkan dan yang menentukan DPP nantinya," tegas Fajri. Terhadap kelima bakal calon bupati itu, panitia seleksi dari PKS Pasaman Barat melakukan survey kelapangan mana dari keempatnya memiliki elektabilitas yang tinggi. "Selain elektabilitas, kami juga melihat kapasitas dan moral keempatnya. Bagaimana respon masyarakat terhadap keempatnya nanti," ujarnya. Pihaknya akan melakukan survey terhadap masyarakat kemudian baru memutuskan mana bakal calon yang akan didukung pada Pilkada nanti. "Tahapan Pilkada masih panjang sehingga masih memungkinkan panitia seleksi untuk melakukan survey ketengah masyarakat," sebutnya. Ia menegaskan PKS Pasaman Barat terbuka luas terhadap semua bakal calon, asalkan sesuai dengan aturan main yang diterapkan PKS. "Tentunya semuanya ada aturan dan mekanismenya. Kita terbuka dan akan menyaring bakal calon yang ada," tegasnya. Mengenai koalisi dengan partai lain, ia menegaskan masih belum final dan masih dalam tahap penjajakan dengan sejumlah partai lain. "Kami tentunya akan berkoalisi karena PKS hanya memiliki tiga kursi di DPRD Pasaman Barat. Saat ini masih penjajakan dan dalam proses," tegasnya. (*/alt)