Akbar Tandjung: Kolom Agama Sebaiknya Diisi
Kamis, 13 November 2014 11:16 WIB
Akbar Tandjung
Jakarta, (Antara) - Politisi Partai Golkar Akbar Tandjung memandang sebaiknya seluruh masyarakat mengisi kolom agama di dalam kartu tanda penduduk sesuai dengan agama yang diyakininya.
"Kalau ada yang diketik (diisi) dan ada yang dikosongkan kan tidak bagus. Makanya diketik saja semuanya," kata Akbar Tandjung di Jakarta, Rabu (12/11) malam.
Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri menyatakan mempersilahkan warga yang memiliki kepercayaan diluar agama yang diakui pemerintah untuk mengosongkan kolom agama di kartu tanda penduduk.
Akbar mengatakan secara konstitusi negara Indonesia berketuhanan, sehingga terdapat kolom agama dalam kartu tanda penduduk.
"Orang Indonesia kan beragama, secara konstitusi negara kita berketuhanan, dan diwujudkan dalam kolom agama. Walau kita tahu masyarakat ada yang berkepercayaan, mereka juga warga negara kita," ujar Akbar.
Dia mengatakan selama ini orang-orang penganut kepercayaan tertentu umumnya tetap mengisi kolom agama di kartu tanda penduduknya.
"Teman-teman saya memiliki kepercayaan Pangestu, tapi di KTP dia tetap Islam," kata dia.
Sementara itu politisi Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menilai pengisian atau pengosongan kolom agama di kartu tanda penduduk sebaiknya tidak dijadikan pro dan kontra.
Yang terpenting menurut dia, negara bisa memberikan jaminan perlindungan kepada seluruh umat dalam menjalankan syariat agama.
"Jadi kalau orang mau mencantumkan agamanya Islam, Kristen dan lain-lain harus dilindungi," kata dia.
Terkait secara faktual ada warga yang belum menganut agama tertentu, menurut Agun, hal itu kewajiban pemerintah menyosialisasikan dan mengedukasi bahwa negara ini berketuhanan yang maha esa.
"Di banten ada kepercayaan Sunda Wiwitan, silahkan tulis jangan ditolak walau secara faktual mereka menggunakan cara-cara islam dalam syariatnya. Masa tidak boleh," kata dia. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akbar Tandjung terima anugerah dari kekaisaran Jepang, Menpora ucapkan selamat
10 November 2022 11:47 WIB, 2022
Terkait rencana pemindahan ibu kota negara, Akbar Tandjung minta pematangan rencana pembiayaan
16 August 2019 14:54 WIB, 2019
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018