Ahmad Yani Merasa Dijegal sebagai Ketum PPP
Minggu, 2 November 2014 5:56 WIB
Politisi PPP Ahmad Yani. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Politisi PPP Ahmad Yani merasa dijegal maju sebagai Ketua Umum PPP dalam Muktamar VIII PPP di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu dini hari.
"Jelas dong (merasa dijegal)," tegas Yani seraya meninggalkan arena muktamar, sesaat setelah sidang muktamar menetapkan Djan Faridz sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP 2014-2019, di Jakarta, Minggu dini hari.
Yani mengatakan penetapan Djan Faridz sebagai ketua umum adalah skenario yang dijalankan sedemikan rupa. Dia menilai Muktamar PPP di Jakarta lebih buruk dari Muktamar Surabaya.
"Ini lebih buruk dari Surabaya, tidak demokratis. Nanti kita lihat saja apakah ketua umum baru bisa lebih baik ke depan atau bagaimana," kata Yani.
Yani sendiri awalnya ingin berkompetisi sebagai ketua umum melalui voting. Yani mengklaim memiliki dukungan 2/3 DPC PPP.
Tetapi secara tiba-tiba pimpinan sidang muktamar menetapkan Djan Faridz sebagai calon tunggal dan mengajak pendukung Djan Faridz untuk bersholawat.
Sejumlah DPC pendukung Yani terlihat tidak terima dan meneriakkan nama Yani berulang kali, namun suaranya tidak didengarkan.
Pimpinan sidang tetap memutuskan Djan Faridz sebagai calon tunggal dan terpilih sebagai Ketua Umum PPP yang baru secara aklamasi.
Sebelumnya, Djan Faridz sebenarnya telah ditetapkan pimpinan sidang, terpilih secara aklamasi pada hari pertama muktamar, Kamis (30/10). Namun ditentang sejumlah peserta muktamar yang ditengarai pendukung Yani, dan diputuskan bahwa mekanisme pemilihan ketua umum akan ditentukan berdasarkan hasil pembahasan tata tertib.
Tetapi faktanya Djan Faridz kembali ditetapkan sebagai ketua umum secara aklamasi pada Minggu dini hari. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perlancar lalu lintas, Pemkot Payakumbuh tertibkan parkir di sepanjang jalan Ahmad Yani
27 December 2021 13:09 WIB, 2021
Landasan terendam banjir, tujuh penerbangan Bandara Semarang ditunda
06 February 2021 12:07 WIB, 2021
Flash - Dua mobil rusak tertimpa pohon tumbang di Jalan Ahmad Yani Padang
04 March 2020 9:13 WIB, 2020
Lima jam geledah rumah Bupati Muaraenim, KPK bawa keluar satu koper
05 September 2019 8:11 WIB, 2019
Solok Selatan dorong masyarakat manfaatkan pekarangan untuk budidaya ikan
08 April 2019 12:35 WIB, 2019
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018