Bukittinggi, (Antara) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bukittinggi mengawasi pendataan daftar pemilih khusus yang dilakukan komisi pemilihan umum daerah itu. "Kemungkinan masih ada warga yang memiliki hak pilih belum terdaftar dalam daftar pemilih, ini harus diawasi," kata Ketua Panwaslu Kota Bukittinggi Ruzi Haryadi melalui Panwaslu Kecamatan Gugukpanjang Zainal Arifin di Bukittinggi, Kamis. Ia mengatakan, pendataan daftar pemilih khusus itu 14 hari menjelang pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli 2014. Masih adanya warga belum terdaftar itu, katanya, peran panwaslu melakukan pengawasan sangat penting agar warga yang telah memiliki hak pilih betul-betul dapat menyampaikan hak suara pada pilpres. Selain itu, katanya, pengawasan yang harus dilakukan Panwaslu terkait juga dengan surat undangan memilih bagi pemilih. "Pengawasan surat undangan memilih itu perlu dilakukan karena bisa saja surat undangan memilih dipergunakan orang lain," katanya. Saat ini KPU Kota Bukittinggi melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) sedang dalam proses penjaringan bagi warga tidak masuk DPT untuk dimasukkan dalam daftar pemilih khusus. Pendataan tersebut khusus bagi mereka yang sudah cukup umur, yaitu telah berumur 17 tahun sehari sebelum masa pencoblosan atau sudah menikah. Ketua KPU Bukittinggi Lemmasrizal mengatakan, warga belum masuk DPT tersebut paling lambat dimasukkan dalam pemilih khusus 14 hari sebelum pencoblosan. "Paling lambat 1 Juli 2014 data warga pemilih khusus sudah masuk," katanya. KPU Bukittinggi, katanya, telah menetapkan jumlah DPT untuk pilpres 2014 sebanyak 73.614 nama, yang disampaikan dalam rapat pleno di hotel Grand Malindo. Sebelumnya KPU telah menetapkan sebanyak 73.943 nama dalam daftar pemilih sementara (DPS). Namun katanya, jumlah dalam DPS sebanyak 73.934 nama tersebut berkurang dengan berbagai alasan sehingga pada penetapan DPT pada 9 Juni 2014 sebanyak 73.614 nama. Ia mengatakan, DPT pilpres yang diumumkan pada 9 Juni 2014 itu setelah adanya pemutakhiran dari jumlah DPT pemilu legislatif yang telah selesai dilakukan pada 9 April 2014. (*/ham)