Hatta: Isu Keterlibatan Babinsa Mengada-Ada
Jumat, 6 Juni 2014 9:17 WIB
Jakarta, (Antara) - Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa menyatakan isu keterlibatan anggota TNI yang ditugaskan menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam Pilpres 2014, mengada-ada.
"Mereka (TNI) profesional, tidak ada yang bisa mengatur-ngatur," katanya seusai kampanye di Serang, Banten, Kamis.
Ia menegaskan isu yang dilontarkan itu merupakan praktik pecah belah. "Jangan seret-seret polisi dan tentara," katanya.
Direktur Eksekutif Pusat Kajian Trisakti Fahmi Habcy menyarankan agar Tim Sukses Joko Widodo-Jusuf Kalla mengirimkan surat protes resmi kepada TNI, KPU, Bawaslu, dan Presiden terkait dugaan keterlibatan Babinsa dalam mempengaruhi pilihan warga.
"Dibiarkan akan jadi kebablasan, karena Jakarta saja seperti ini, bagaimana di daerah-daerah luar Jawa? Membiarkan tindakan oknum TNI ini akan sangat mencoreng citra TNI yang telah dibangun sangat reformis sekaligus menempatkan TNI dalam posisi berhadapan dengan rakyat seperti sebelum 1998. Kita sayang TNI, mari kita jaga bersama," kata Fahmi di Jakarta, Kamis.
Fahmi mengatakan adanya dugaan keterlibatan Babinsa dalam mendata pemilih Pilpres dan preferensi pilihannya menimbulkan keraguan tentang netralitas TNI/Polri sebagaimana telah dinyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.
"Pilpres 2014 ini hendaklah berjalan dengan jujur, adil, dan profesional," katanya.
Ia berharap Presiden Yudhoyono menunjukkan ketegasannya dengan menindak oknum Babinsa dan atasan-atasannya yang terlibat dalam kegiatan itu.
"Keberhasilan pilpres ini akan menentukan kualitas demokrasi Indonesia, juga meningkatkan citra pemerintahan SBY di mata internasional di penghujung kekuasannya. Bukankah itu yang menjadi impian SBY," kata Fahmi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hansi Flick bantah isu perpecahan internal di Barcelona karena Lamine Yamal
18 October 2025 5:02 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018