
PBB Kirim Bantuan Pangan Buat 30.000 Orang di Aleppo

PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan rombongan 15-truk PBB mengirim bantuan pangan buat gudang Bulan Sabit Merah Arab Suriah untuk 30.000 orang di daerah yang dikuasai oposisi di Gunerburan Aleppo, Suriah Barat. "Rombongan tersebut juga mengirim obat buat 15.000 orang dan barang rumah tangga mendasar buat 10.000 orang," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric di Markas PBB, New York, pada Jumat (30/5). "Bantuan ini adalah bagian dari rencana yang disetujui pekan lalu oleh Gubernur Aleppo, untuk membantu setengah juta orang, yang berada di daerah yang dikuasai oposisi dan pemerintah," katanya. Mengenai pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah, juru bicara itu mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon di dalam laporannya belum lama ini mengenai masalah tersebut "menjelaskan bahwa tak cukup bantuan yang sangat diperlukan yang sampai kepada mereka yang memerlukan". Menurut informasi yang diterima oleh Kantor Komisariat Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia (UHCHR), jaringan air di Aleppo harus diperbaiki puluh kali dalam satu bulan pada April saja, kebanyakan untuk memperbaiki kerusakan akibat pemboman dan pemboman udara, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam. Sebagian kerusakan pada instalasi air itu belum diperbaiki akibat kurangnya peralatan atau suku cadang, serangan yang berlangsung, dan ketidak-mampuan untuk menghilangkan banyak puing di jalan masuk ke daerah yang rusak. Tahanan, yang dilaporkan berjumlah 2.500 orang, menghadapi kondisi kemanusiaan yang menyedihkan, penyakit, kekurangan perawatan medis dan makanan yang memadai, air serta pasokan dasar lain. Penderitaan mereka ditambah lagi oleh pertempuran yang berkecamuk di sekitar daerah penjara. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
