Logo Header Antaranews Sumbar

Jalan Simalaka Agam Tertimbun Material Longsor

Kamis, 8 Mei 2014 19:45 WIB
Image Print
Warga mendorong sepeda motor saat melewati longsor

Lubukbasung, (Antara) - Jalan lintas Sicincin Malalak dan Balingka (Simalaka), tempatnya di Batu Api dan Ambacang, Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam tertimbun material longsor, Kamis. Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Asril Bujan di Lubukbasung, mengatakan material longsor dengan panjang sekitar 30 meter dengan kedalaman empat meter ini terjadi akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Rabu (7/5) hingga Kamis (8/5). Pada Rabu sekitar 18:00 WIB, material longsor sudah mulai turun dengan volume kecil dan pada sekitar pukul 1:00 WIB, jalan tidak bisa dilalui lagi. Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, karena permukiman masyarakat tidak ada di lokasi longsor. Dengan kejadian ini, kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melewati jalan itu. Sementara sebagian pengendara kendaraan roda dua terpaksa melewati material longsor itu. "Untuk kendaraan roda empat dari Malalak menuju Kota Bukittinggi, harus melewati Kota Padang Panjang dengan perbedaan jarak sekitar 40 kilometer," katanya. Saat ini, Satgas BPBD Kabupaten Agam berupaya untuk membuang material longsor yang menimbun jalan dengan peralatan manual sehingga bisa dilalui kendaraan. Selain itu, BPBD Kabupaten Agam melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerja Umum Kabupaten Agam untuk mendatangkan alat berat. Ia mengakui, lokasi longsor merupakan daerah perbukitan yang labil yang sering terjadi longsor apabila curah hujan tinggi Untuk itu, pihaknya meminta kepada pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah itu. Camat Malalak Hendra Putra, mengatakan, saat ini bekas longsor di Batu Apik dan Ambacang masih mengeluarkan air dan pihaknya mengimbau warga agar tidak mendekati daerah itu. "Saya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerja Umum dan BPBD Kabupaten Agam untuk mengatasi ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat material longsor telah dibuang, sehingga arus trasportasi berjalan lancar," katanya. (*/ari)



Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026