
Torino, Lazio, dan Verona Jaga Peluang Eropa

Milan, (Antara/AFP) - Torino, Lazio dan Verona meraih kemenangan penting, Minggu, untuk memastikan persaingan mendapatkan spot Liga Europa akan berlangsung ketat pada tiga pertandingan tersisa Liga Italia musim ini. Setelah Omar El Kaddouri mencetak gol pembuka pada menit ke-15 di Turin, penyerang Ciro Immobile menambah koleksi golnya musim ini menjadi 21 gol ketika ia mengemas gol pada menit ke-56 untuk mengamankan kemenangan 2-0. Torino naik ke peringkat keenam dan, secara teori, mereka telah meraih satu tiket kualifikasi Liga Europa. Dengan Napoli yang bertemu Fiorentina di final Piala Italia, tim yang finis di peringkat keenam akan mendapatkan tiket ke Liga Europa terlepas dari apapun hasil pertandingan pekan depan di Roma. Napoli, yang menduduki peringkat ketiga, secara virtual telah mengamankan spot ketiga dan terakhir Liga Champions, sedangkan Fiorentina, yang tertinggal delapan angka di peringkat keempat, lima angka lebih baik daripada tim peringkat kelima Inter Milan dan unggul sembilan angka atas Torino dengan tiga pertandingan tersisa. Pelatih Torino Giampiero Ventura berkata, "Eropa tidak pernah menjadi tujuan kami, namun sekarang kami mulai percaya mampu melakukannya. Liga Europa berada dalam genggaman kami namun yang perlu kami lakukan adalah menjalani satu per satu pertandingan." Bagaimanapun, Torino tidak bermimpi mengenai kompetisi strata kedua Eropa ini sendirian. Pelatih Lazio Edy Reja mengatakan dua pekan silam, bahwa ia tidak akan bertaruh satu Euro pun terhadap peluang timnya mendapatkan tiket Eropa. Namun setelah kemenangan 2-0 di markas tim papan bawah Livorno yang mendongkrak mereka ke peringkat ketujuh dengan koleksi angka yang sama dengan Torino (52 angka), ia mengubah pernyataannya, "Kami akan bertarung sampai detik terakhir untuk satu tempat di Eropa." Verona menghuni peringkat kedelapan dengan koleksi nilai yang sama dengan Torino dan Lazio, menyusul kemenangan 4-0 atas Catania di kota utara Italia itu. Toni kembali mencetak gol Penyerang veteran Luca Toni menebus kegagalannya untuk masuk tim Piala Dunia Italia dengan mencetak gol pembuka pada menit keenam. Meski kemudian menanduk bola untuk menjadi gol keduanya pada menit ke-28, belakangan gol itu dinyatakan sebagai gol bunuh diri kiper Catania Alberto Frison setelah dilakukan peninjuan ulang oleh ofisial liga. Toni berada di peringkat kedua dalam daftar pencetak gol Liga Italia dengan 19 gol, unggul satu gol atas penyerang Juventus Carlos Tevez dan unggul dua gol dari Gonzalo Higuain yang membela Napoli. Gelandang Brazil Marquinho dan pemain Argentina Juan Gomez mencetak gol ketiga dan keempat Verona untuk memastikan kemenangan, dan memberi dorongan Eropa kepada pasukan Andrea Mandorlini. Toni terlihat kesal saat kemudian ia ditarik keluar lapangan oleh Mandorlini, dan sang pelatih mengakui, "Jika ditinjau lagi, mungkin saya keliru untuk mengganti Toni sebab ia ingin memenangi penghargaan pencetak gol terbanyak." Parma memulai hari dengan menduduki peringkat keenam namun harapan-harapan Eropa mereka dihantam oleh kekalahan 0-1 dari tuan rumah Cagliari, di mana tendangan penalti Maurico Pinilla pada menit ke-35 mengamankan raihan tiga angka dan memastikan klub Sardinia itu tidak terdegradasi. Parma, yang harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-53 ketika Felipe mendapat kartu merah karena menyerang Luca Rossettini sekarang menghuni peringkat kesembilan dan tertinggal satu angka dari Torino, Lazio, dan Verona. Tim lain yang juga ingin memasuki zona Liga Europa adalah AC Milan, yang meski kalah 0-2 dari AS Roma pada Jumat, memiliki koleksi angka yang sama dengan Parma di peringkat ke-10. Sampdoria mengatasi diusirnya Shkodran Mustafi, yang membuat pemain Chievo Cyril Thereau dapat membawa tim tamu unggul 1-0 dari titik penalti pada menit ke-66, dengan mencetak dua gol larut sumbangan Eder dan Roberto Soriani untuk memastikan kemenangan 2-1 di Genoa. Pada pertandingan Minggu malam, Giuseppe De Luca mengamankan tambahan satu angka bagi Atalanta yang bermain imbang 1-1 di kandang sendiri melawan Genoa. Genoa unggul melalui gol Paolo De Sceglie pada menit ke-27, namun mereka harus bermain dengan sepuluh pemain setelah turun minum ketika Daniele Portanova menjatuhkan German Denis di kotak terlarang. Eksekusi penalti Denis dapat ditepis kiper Mattia Perin, namun sang kiper tidak dapat mencegah De Luca yang menyambar bola setelah ia menahan sepakan Guglielmo Stenadardo pada menit-menit akhir pertandingan. Juventus melawat ke markas tim yang dihantui degradasi Sassuolo pada Senin, dan diperkirakan akan mampu merestorasi keunggulan delapan angka mereka atas tim peringkat kedua Roma, dan semakin dekat dengan raihan gelar Liga Italia ketiga secara beruntun di bawah asuhan Antonio Conte. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
