
Pencetak Gol Pertama Bagi Jepang di Piala Dunia Mundur

Tokyo, (ANTARA/AFP) - Mantan striker Jepang Masashi Nakayama yang mencetak gol pertama bagi negaranya dalam Piala Dunia, Selasa, menyatakan mundur dari sepakbola ketika dia sudah merasa tua dengan usia 45 tahun. "Ketika saya ingin bermain, rasanya badan saya tidak bisa melakukan itu," kata Masashi di Sapporo, kandang klub J-Liga nya Consadole Sapporo, yang mengalami cedera di kedua lututnya. "Karena lutut saya sakit, saya tidak bisa berdiri tegak untuk bermain," kata Nakayama yang mengatakan tidak ingin bermain di musim depan. Dia merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa J-Liga dengan 157 gol. Musim J-Liga berakhir Sabtu lalu dan Consadole terkena degradasi setelah berakhir di posisi juru kunci dari 18 tim yang berlaga di J-Liga. Nakayama turun di seluruh tiga pertandingan grup bagi Jepang di debut putaranfinal Piala Dunia di Prancis pada 1998. Namun timnya gagal memenangi tiga pertandingan tersebut tapi Nakayama mencetak gol tunggal saat Jepang dikalahkan Jamaika 1-2. Striker itu mengalami patah tulang kaki ketika bertabrakan dengan seorang pemain Jamaika setelah golnya pada menit ke-74, namun dia terus bermain hingga akhir pertandingan. Nakayama juga merumput di Piala Dunia 2002 saat Jepang dan Korsel menjadi tuan rumah bersama, dia juga telah mencetak 21 gol dalam 53 pertandingan internasional antara tahun 1990 - 2003. Dia memegang rekor dunia untuk hattrik tercetap di level internasional, dia mencetak tiga gol di pertandingan kualifikasi Piala Asia dalam waktu tiga menit lebih tiga detik ketika menghadapi Brunei pada 2000. Dia juga membuat empat hattrik di empat pertandingan berturut-turut J-Liga pada 1998, dia juga masuk di Guinness Book of World Records. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
