
Rusia Dikabarkan Usir Diplomat Kanada

Moskow, (Antara/AFP) - Moskow telah memerintahkan seorang diplomat Kanada untuk meninggalkan negara tersebut sebagai pembalasan atas tindakan Ottawa yang mengusir wakil Rusia, demikian sejumlah kantor berita di Rusia melaporkan. Pejabat diplomatik Kanada, Margarita Atanasov Selasa diharuskan untuk meninggalkan Rusia dalam 14 hari ke depan, kata seorang sumber kementerian luar negeri Rusia yang dirahasiakan identitasnya. "Langkah ini diambil sebagai respon terhadap pengusiran Ottawa terhadap seorang atase militer Rusia di Kanada," kata sumber tersebut. Sebelumnya pada awal bulan ini, media di Kanada melaporkan bahw seorang diplomat Rusia diharuskan meninggalkan negara tersebut. Letnan Kolonel Yury Bezler ditolak status perutusannya (persona non grata) dan diberi waktu dua pekan untuk meninggalkan Kanada setelah menjabat sebagai pembantu atase pertahanan Kedutaan Rusia di Ottawa selama kurang dari satu tahun. Kementerian luar negeri Kanada menolak memberi komentar atas kabar tersebut. Pengusiran itu dilakukan di tengah eskalasi ketegangan antara Rusia dengan negara-negara Barat akibat aneksasi Kremlin atas Krimea. Amerika Serikat juga menuduh intelejen Moskow telah memprovokasi kerusuhan di wilayah timur Ukraina. Kanada, yang mempunyai penduduk beretnis Ukraina terbesar ketiga di dunia, juga mengusir sembilan pejabat militer Rusia setelah membatalkan rencana latihan militer bersama antara dua negara. Sembilan pejabat militer yang diusir itu tidak mempunyai akreditasi diplomatik. Sumber kementerian luar negeri Rusia mengatakan bahwa sebelumnya Kedutaan Kanada menolak permohonan visa seorang diplomat Moskow. Sumber itu juga menuduh Ottawa telah melakukan "tindakan destruktif anti-Rusia" dalam kaitannya dengan krisis di Ukraina. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
