
KPU Padangpariaman Evaluasi Akurasi DPT

Padangpariaman, (Antara) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat akan mengevaluasi data daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Legislatif di kabupaten itu karena masih ditemukan pendataan yang kurang akurat."DPT Pileg ini akan kita mutakhirkan segera, karena masih ditemukan beberapa kekurangan, di antaranya soal akurasi data pemilih," kata Ketua KPU daerah itu, Vifner di Padangpariaman, Kamis.Dia menjelaskan, berdasarkan hasil pantauannya dengan beberapa tim di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di kabupaten itu, masih ditemukan nama pemilih ganda dan yang sudah meninggal di dalam DPT, dengan persentase yang diperkirakan mencapai 5 persen.Selain itu, lanjut dia, di dalam DPT tersebut juga masih ditemukan nama-nama warga yang sudah lama merantau, dan berpeluang sangat kecil untuk pulang kampung."Data-data seperti itu nanti akan kita mutakhirkan kembali, karena akan berpengaruh pada persentase partisipasi pemilih kita, di samping tentu kita tidak ingin juga hak pilih saudara-saudara kita hilang," katanya.Khusus untuk data perantau, lanjut dia, pihaknya sebelumnya telah memastikan kepada warga dan sebagian warga memang mengakui masih ada kemungkinan perantau tersebut untuk pulang kampung."Makanya kita tidak berani mencoret nama mereka dari DPT, karena pihak keluarga mengatakan mungkin saja perantau itu pulang," katanya.Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah memberitahukan kepada warga yang bersangkutan untuk memberikan pilihan memilih di perantauan, apabila perantau tersebut berpeluang besar tidak pulang ke kampung halaman mereka."Namun, tentu dengan persyaratan pengurusan surat pindah memilih. Nah, pengurusan ini yang kebanyakan tidak diurus dan diberitahukan warga," katanya.Dia berharap, kondisi tersebut bisa segera diperbaiki, sehingga tidak mengganggu persiapan dan mengurangi kualitas Pemilu Presiden 9 Juli mendatang."Paling lambat satu bulan setelah tahapan Pileg ini berakhir, atau paling lambat pada akhir Mei," katanya.Dia mengimbau, kepada warga yang masih menemukan kesalahan soal akurasi data DPT pada Pileg 9 April kemarin untuk juga melaporkan kepada petugas terkait di dekat rumahnya masing-masing."Kami terbuka untuk kritik dan perbaikan, dan optimistis perbaikan akurasi data ini bisa segera diselesaikan," katanya.Dia menambahkan, sebelumnya pihaknya bersama Bupati dan rombongan telah melakukan pemantauan di sejumlah TPS di dua kecamatan di daerah itu, meliputi Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur Kampung Dalam. (**/aan)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
