
Tiga Ledakan Bom Tewaskan Jenderal Polisi Mesir

Kairo, (Antara) - Seorang Jenderal Polisi tewas akibat ledakan bom di dekat pos polisi di kampus Universitas Kairo pada Rabu Deputi Menteri Dalam Negeri Mayor Jenderal Polisi Abdel Raouf Al Serafi dan beberapa perwira polisi juga mengalami cedera dalam tiga ledakan bom tersebut, kata Kementerian Kesehatan. Disebutkan, dua bom yang beruntun meledak tersebut ditanam di sebuah pohon di kampus Falkultas Teknik di dekat pos polisi keamanan kampus, dan bom ketiga meledak di dekat pintu masuk utama universitas. Ledakan bom ini terjadi sepekan setelah mantan Panglima Militer Mesir Abdel Fatah Al Sisi menyatakan pencalonan dirinya untuk pemilihan presiden pada 26 Mei mendatang. Jenderal Al Sisi dikenal sebagai tokoh yang berperan penting dalam pelengseran Presiden Moursi. Ikhwanul Muslimin pendukung Moursi memprotes keras pencalonan Al Sisi tersebut. Aksi protes pencalonan Al Sisi pada Jumat pekan lalu menewaskan sedikitnya enam orang termasuk seorang wartawati, Mayadah Ashraf, akibat tembakan aparat keamanan. Ledakan bom dan aksi penembakan dari kelompok bersenjata dengan sasaran aparat keamanan meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Sedikitnya 480 polisi dan tentara tewas akibat tembakan kelompok bersenjata sejak Presiden Moursi dilengserkan pada Juli tahun lalu. Amnesti Internasonal memperkirakan lebih dari 1.400 pendukung Moursi tewas dalam 10 bulan terakhir akibat bentrokan tersebut. Moursi dan hampir semua pimpinan Ikhwanul Muslimin saat ini diadili atas tuduhan melakukan pembunuhan. Dua pakan lalu pengadilan Mesir memvonis mati 529 pendukung Moursi atas dakwaan terkait kematian seorang polisi. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
