Logo Header Antaranews Sumbar

Konflik Berlanjut Kendati Ada Pembicaraan Damai Oposisi-Pemerintah

Kamis, 6 Maret 2014 07:50 WIB
Image Print

Maputo, (Antara/Xinhua-OANA) - Partai oposisi utama di Mozambik, Renamo, Rabu (5/3), mengeluhkan adanya serangan terhadap mereka dari pasukan pemerintah di bagian tengah negeri itu, sementara kedua pihak sudah menyampaikan keinginan bersama mereka bagi gencatan senjata. Juru Bicara pemimpin Renamo, Antonio Muchanga, mengatakan partainya terkejut ketika menyaksikan gerakan militer oleh pasukan pemerintah dengan membawa senjata berat pada Selasa malam, dan berakhir dengan serangan terhadap markas partai itu pada Rabu pagi. Jose Pacheco, juru bicara delegasi pemerintah yang dipimpin oleh Frelimo dalam pembicaraan tersebut, bereaksi dan mengatakan pasukan pemerintah memburu mereka yang bertanggung-jawab atas serangan yang melibatkan Renamo terhadap kendaraan militer pada Senin. Pacheco merujuk kepada gerakan bekas kelompok pemberontak itu sebagai "kekerasan". Sementara itu, kedua delegasi, setelah perundingan pada Senin, menyampaikan keinginan mereka untuk mengakhiri konflik, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Pacheco mengkonfirmasi mekanisme perdamaian sudah tersedia, tapi saat untuk mengumumkannya belum tiba. "Kami telah mengidentifikasi semuanya, (tapi) kami masih perlu mengidentifikasi lagi, menjadwalkannya dan membawa pembicaraan ke tingkat tinggi antara Presiden Republik Armando Guebuza dan pemimpin oposisi utama Afonso Dlhakama," kata Pacheco. Kerusuhan mencuat lagi di negara pasca-kolonial tersebut pada Mei lalu, ketika Renamo menyerang pasukan pemerintah. Ketegangan antara kedua pihak pun merebak setelah tentara Mozambik pada Oktober lalu menyerbu markas utama Renamo di Wilayah Pegunungan Gorongosa, tempat pemimpinnya --Afonso Dhlakama-- telah menetap. Renamo menuduh pemerintah tidak menghormati kesepakatan gencatan senjata 1992 --yang mengakhiri perang saudara 16-tahun antara Renamo dan partai yang berkuasa, dan memboikot pemungutan suara keempat dalam pemilihan kota praja Mozambik, November lalu. Namun Renamo menyampaikan keinginannya untuk mengajukan calon dalam pemilihan umum pada Oktober tahun ini. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026