Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur Sumbar Kukuhkan IMPP di Jakarta

Senin, 24 Februari 2014 14:25 WIB
Image Print

Pasang Panjang, (Antara) - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengukuhkan IMPP (Ikatan Masyarakat Padang Panjang) Jakarta dan Sekitarnya di gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu malam (24/2). Irwan Prayitno usai mengukuhkan IMPP mengingatkan, keberadaan IMPP agar untuk masa selajutnya tidak hanya berguna bagi masyarakat Kota Padang Panjang tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat Sumbar. Keberadan IMPP sejatinya bisa memberikan konstribusi terhadap kampung halaman, baik secara moril maupun materil.IMPP harus mampu menciptakan kondisi bagaimana antara masyarakat dan pemerintah butuh kerjasama untuk saling bersinergi, adanya solidaritas, hindari unjuk kekerasan karena kekerasan akan menghabiskan energi yang percuma dan bahkan sangat sia-sia, ajak Irwan Prayitno.Gubernur Irwan Prayitno juga menyebutkan banyak tokoh rantau Minangkabau yang sukses di perantaun, mulai dari pengusaha, birokrat, politikus. Setidaknya, kata gubernur, di panggung politik ada 56 orang putra dan putri asal Sumbar yang duduk di DPR RI yang tersebar dari utusan berbagai provinsi. Irwan Prayitno juga mengapungkan nama Irman Gusman yang ikut dalam konvensi capres dan diharapkan agar masyarakat Sumbar memberikan dukungan.Wakil Wali Kota Padang Panjang, Mawardi dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan IMPP selain sebagai media komunikasi dan silaturahmi sesama warga diperantauan, juga hendaknya mampu menjawab kebutuhan lapangan pekerjaan bagi putra dan putri masyarakat Kota yang berjuluk serambi mekah itu, yang memiliki prestasi.Banyak hal yang dapat disinergikan akan keberadaan IMPP di Jakarta dengan masyarakat di kampung halaman dan begitu juga dengan Pemerintah. Kemampuan SDM anak didik tamatan sekolah maupun lulusan di perguruan tinggi warga Padang Panjang tidak diragukan lagi karena berbagai prestasi telah mereka peroleh bahkan sampai ke mancanegara sekalipun, papar Wawako Mawardi.Karakter warga Padang Panjang, lanjut Mawardi, hingga saat ini masih terus terjaga dengan baik, sehingga apapun bentuk kesuksesan warga daerah itu di perantauan, termasuk di Jakarta dan sekitarnya, tidak akan melupakan Ranah Minang, khususnya Padang Panjang. Ini kata dia, adalah modal dasar yang perlu kita lestarikan, sehingga ke depan silaturahmi antara perantau dengan Pemerintah serta Warga Kota Padang Panjang yang berada di kampung halaman tetap terjaga dengan baik.Dengan demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa silaturahmi adalah cara yang terbaik untuk menghubungkan antara rantau dengan daerah asal. Padang Panjang niscaya bisa dibangun dengan baik dan cepat, tanpa adanya dukungan dari perantau, sebut Wawako Mawardi.Disebutkan Mawardi, visi Padang Panjang Amanah, Aman dan Sejahtera dapat diwujudkan. Tentunya sinergi semua pihak, baik yang berada di Padang Panjang sendiri serta dengan yang ada di perantauan sangat dibutuhkan. Visi itu membutuhkan komitmen kita bersama, komitmen untuk bahu membahu dalam membangun Kota Padang Panjang, termasuk perantaun di Jakarta.Selain itu, Mawardi mengharapkan dukungan moril dan materil dari masyarakat perantauan Jakarta terhadap rencana pembangunan pasar Padang Panjang.Pengukuhan oraganisasi perantuan Kota Padang Panjang dihadiri Ketua DPD RI Irman Gusman, SE.M.BA, Wakil Wali Kota Padang Panjang dr.H.Mawardi.M.KM, Camat Padang Panjang Timur Hendri Fauzan. AP.M.Si, Camat Padang Panjang Barat Rudi Suarman. AP.M.Si.Selain itu juga hadir Ketua KAN Bukit Surungan, KAN Lareh Nan Panjang, KAN Gunung, Dewan Penasehat IMPP serta ratusan warga Padang Panjang dan undangan lainnya. Pengurus IMPP yang dikukuhkan gubernur sebanyak 74 orang diketuai oleh H. Syahrizal dengan Sekjen Ir. Rafdi Meri Syarif. (ben)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026