Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Padang Panjang Motivasi Santri Diniyyah Putri

Senin, 17 Februari 2014 15:11 WIB
Image Print
Santri Diniyyah Putri ketika menimbah ilmu kepemimpinan di Balai Kota Padang Panjang, Senin (17/2).

Padang Panjang, (Antara) - Pemerintah Kota Padang Panjang memberikan motivasi kepada santri pondok pesantren Diniyyah Putri tentang jiwa kepemimpinan. "Kita harus optimis menata masa depan, terhadap cita-cita atau yang kita rencanakan kedepan," kata Wakil Wali Kota Padang Panjang Mawardi ketika memberikan motivasi bagi santri Diniyyah Putri dalam program acara tatap muka langsung dengan para pejabat di daerah itu, Senin. Ia mengatakan, seorang pemimpin akan membuat rencana kerja untuk pelaksanaan pembangunan di daerah yang dipimpinnya sebagai tindak lanjut dari visi dan misi yang diusung oleh pemimpin atau kepala daerah tersebut. "Sehingga program bisa dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya. Sasaranya yang pasti untuk kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang," katanya. Ia menjelaskan, untuk menjadi pemimpin di suatu daerah ataupun jabatan strategis lainnya banyak hal yang harus kita lakukan agar bisa tercapai apa yang diinginkan itu. "Untuk menjadi pemimpin ada beberapa mekanisme yang harus dijalani sesuai dengan kompetensi kita masing-masing, sehingga ketika hal itu bisa diraih kita akan mudah melaksanakan," sebutnya. Ia juga memberikan contoh kepada susunan aparatur di pemerintahan yang dipimpinnya itu bisa menempati posisi sesuai dengan kompetensinya masing-masing. "Untuk aparatur yang berhak menduduki sebuah jabatan sesuai dengan kompetensinya, kami menyeleksi dengan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dan pertimbangan Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat)," katanya. Pimpinan Ponpes Diniyyah Putri Fauziah Fauzan mengucapkan terima kasih atas paparan dari pimpinan kepala daerah terkait adanya program jiwa kepemimpinan yang sedang dilaksanakannya itu. "Dengan adanya program jiwa kepemimpinan ini, para santri akan bisa mengetahui apa yang harus dilakukan dalam mencapai cita-cita sebagai pemimpin yang direncanakan tersebut," katanya. Ia menyebutkan, selain ke kepala daerah Kota Padang Panjang, para santri juga menimbah ilmu "leadership" ke lembaga legislatif yang ada di daerah itu. "Mudah-mudahan apa yang didapat selama kegiatan ini, bisa diterapkan kemudian hari oleh santri kita ini, agar cita-cita yang direncanakan itu bisa tercapai," katanya. Program jiwa kepemimpinan itu diikuti oleh 115 santri dari kelas delapan pada Ponpes Diniyyah Putri tersebut. Santri tersebut merencanakan menjadi pemimpin di berbagai perusahaan ternama, menjadi presiden, menjadi rektor di salah satu perguruan tinggi dan lainnya. (*/ben/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026