Logo Header Antaranews Sumbar

Menlu Kerry Cemas Atas Kerusuhan di Venezuela

Minggu, 16 Februari 2014 12:55 WIB
Image Print

Washington, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry Sabtu menyatakan cemas atas aksi kekerasan yang terjadi dalam beberapa demonstrasi di Venezuela dan mengecam keras penahanan para demonstran anti-pemerintah. Dengan adanya unjuk rasa tandingan oleh pendukung dan lawan pemerintah kiri Presiden Nicolas Maduro di Karakas, setelah beberapa demo yang memprotes inflasi yang meningkat dan barang-barang kebutuhan pokok yang semakin langka, Kerry mengatakan ia sangat prihatin. "Kami terutama cemas oleh sejumlah laporan bahwa pemerintah Venezuela telah menangkap dan menahan sejumlah demonstran anti-pemerintah dan mengeluarkan satu perintah penangkapan terhadap pemimpin oposisi Leopoldo Lopez," ujar diplomat penting AS itu dalam satu pernyataan. "Tindakan-tindakan ini memiliki dampak buruk pada hak-hak warga untuk dapat menyatakan keluhan mereka secara damai," tambahnya. Pada Sabtu, para pemrotes anti-pemerintah menuntut pembebasan sekitar 100 mahasiswa yang ditahan dan para aktivis oposisi lainnya, dan menyerukan dihentikannya penindasan polisi terhadap apa yang kini hari ke-12 protes di jalan-jalan. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026