
ISPA Ancam Warga Medan Akibat Abu Vulkanik

Medan, (Antara) - Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengancam warga Medan dan sekitarnya akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, telah menyebar hingga ke kota itu sejak Sabtu pagi. "Abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Sinabung bisa berdampak serius bagi kesehatan yang menghirupnya," kata praktisi kesehatan dr Indra Hariadi di Medan, Sabtu. Abu vulkanik yang baru saja jatuh memiliki kandungan lapisan asam yang dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru dan mata. Dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dapat dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain dampak terhadap pernapasan, penyakit mata dan iritasi kulit. Akibat penyebaran abu vulkanik tersebut, sebagian warga Medan yang keluar rumah terpaksa menggunakan masker demi terlindungi dari menghirup abu vulkanik. "Kalau keluar rumah sebaiknya menggunakan masker yang standar, demi terlindungi dari menghirup abu vulkanik, karena dapat mengakibatkan ISPA," katanya. Sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution di Medan, Sabtu, mengatakan penyebaran abu vulkanik tersebut disebabkan adanya tiupan angin dari Karo menuju Medan. Selama ini, abu vulkanik tersebut juga sempat menyebar hingga Kota Medan dan sekitarnya pada 23 November 2013 dalam jumlah yang cukup banyak. Keberadaan abu vulkanik tersebut bukan pertanda Gunung Sinabung akan mengeluarkan letusan besar, melainkan kondisi angin yang bertiup menuju Kota Medan dan sekitarnya. BPBD Sumatera Utara mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan jika tiupan angin dari Karo tersebut akan berlangsung hingga Sabtu malam pukul 23.00 WIB. "Jadi, kemungkinan hingga pukul 23.00 WIB abu vulkanik Sinabung akan terus menyebur ke Medan," katanya.(*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
