Logo Header Antaranews Sumbar

Lelang Surat Utang Negara Serap Rp10 Triliun

Selasa, 7 Januari 2014 17:38 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pemerintah menyerap dana Rp10 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara pada Selasa untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan yang ditetapkan dalam APBN 2014. Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan bahwa penawaran yang masuk dalam lelang tersebut mencapai Rp29,6 triliun. Jumlah yang dimenangkan pemerintah sebesar Rp10 triliun tersebut sesuai dengan target indikatif yang telah ditetapkan sebelumnya. Seri SPN03140408 dimenangkan sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,20650 persen. SUN ini akan jatuh tempo 8 April 2014. Penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai Rp5,351 triliun. Sedangkan, imbal hasil tertinggi yang masuk untuk seri ini mencapai 7,25 persen, dan imbal hasil terendah yang masuk adalah 5,9 persen. Untuk imbal hasil tertinggi yang dimenangkan 6,35 persen. Untuk seri SPN12150108 dimenangkan sebesar Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,34775 persen. SUN ini akan jatuh tempo 8 Januari 2015. Penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai Rp3,831 triliun. Imbal hasil tertinggi yang masuk untuk seri ini mencapai 7,99 persen, sedangkan imbal hasil terendah yang masuk adalah 7,1 persen. Sementara, untuk imbal hasil tertinggi yang dimenangkan 7,5 persen. Seri FR0069 dimenangkan sebesar Rp0,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,64861 persen dan tingkat kupon 7,875 persen. SUN ini akan jatuh tempo pada 15 April 2019. Penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai Rp1,7415 triliun. Imbal hasil tertinggi yang masuk untuk seri ini mencapai 8,85 persen, sedangkan imbal hasil terendah yang masuk adalah 8,55 persen. Sedangkan, untuk imbal hasil tertinggi yang dimenangkan 8,7 persen. Seri FR0070 dimenangkan sebesar Rp4,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 9,18643 persen dan tingkat kupon 8,375 persen. SUN ini akan jatuh tempo 15 Maret 2024. Penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai Rp11,59 triliun. Imbal hasil tertinggi yang masuk untuk seri ini mencapai 9,99 persen, sedangkan imbal hasil terendah yang masuk adalah 9,1 persen. Sedangkan, untuk imbal hasil tertinggi yang dimenangkan 9,2 persen. Seri FR0068 dimenangkan sebesar Rp2,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 9,59967 persen dan tingkat kupon 8,375 persen. SUN ini akan jatuh tempo 15 Maret 2034. Penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai Rp7,09 triliun. Imbal hasil tertinggi yang masuk untuk seri ini mencapai 10,0 persen, sedangkan imbal hasil terendah yang masuk adalah 9,5 persen. Sedangkan, untuk imbal hasil tertinggi yang dimenangkan 9,62 persen. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026