
Pengungsi Erupsi Sinabung di Langkat 304 Orang

Langkat, Sumut, (Antara) - Pengungsi erupsi gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo Sumatera Utara, yang kini berada di desa Telagah Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat tinggal 304 orang. "Ada beberapa orang yang sudah kembali ke kediaman mereka," kata Kepala Desa Telagah Kecamatan Sei Bingei Suranta Sitepu di Sei Bingei, Minggu. Yang tinggal kini di lokasi pengungsian 304 orang lagi. Sebelumnya ada beberapa dari pengungsi yang kembali ke desa mereka di kecamatan Naman Jahe Kabupaten Tanah Karo, walaupun ada perpanjangan tanggap darurat dari pemerinah, katanya. Mereka yang masih tinggal umumnya para lansia, anak-anak, balita, kaum perempuan dan beberapa orang tua. Suranta mengatakan bahwa dari data yang ada di posko penampungan pengungsi sekarang ini terdiri dari 125 orang warga desa Kebayaken, 160 orang warga desa Kuta Rakyat. Selain ituada juga tujuh orang warga desa Kuta Gugung, tujuh orang warga desa Sigarang-garang dan lima orang warga desa Kuta Embelin, katanya. Bila dilihat dari jenis kelaminnya maka ada 142 orang laki-laki, 162 perempuan, 48 balita, 84 anak-anak, 159 orang dewasa, 13 lansia. Suranta juga mengungkapkan bahwa selaam di lokasi pengungsian kondisi para pengungsi sehat, dan terus mendapatkan perhatian dari petugas medis yang ditempatkan disana oleh pemerintah Kabupaten Langkat dalam hal ini Dinas Kesehatan. Menyangkut dengan kebutuhan logistik bagi para pengungsi cukup tersedia, hingga sepekan kedepan, karena terus mengalirnya berbagai bantuan baik dari perseorangan, instansi, maupun juga para dermawan. "Kebutuhan logistik bahan makanan bagi para pengungsi masih cukup hingga sepekan kedepan, saat berakhirnya tanggap darurat," katanya. Pada bagian lain Kepala Desa Telagah Kecamatan Sei Bingei itu mengatakan bahwa selama sepekan ini akan dua pengungsi yang mengalami sakit dan persalinan. Mereka yang mengalami sakit itu M beru Sitepu (75) mengalami sakit akibat gangguan pencernaan dan sudah mendapat pertolongan pengobatan sedangkan yang satu lagi Marina Beru Surbakti (26) karena melahirkan. Untuk Marina beru Surbakti sudah dilakukan tindakan medis, berupa membawanya ke puskesmas Sei Bingei untuk mendapatkan pertolongan segera karena melahirkan, dan bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat, katanya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
