Logo Header Antaranews Sumbar

Tersangka Gerilyawan Tewas di Dagestan

Sabtu, 28 Desember 2013 22:06 WIB
Image Print

Moskow, (Antara/RIA Novosti) - Aparat penegak hukum pada Sabtu menewaskan seorang tersangka gerilyawan di republik Dagestan, Kaukasus Utara, Rusia, kata Komite Antiteror Nasional (NAC). Tersangka tewas ketika ia berusaha untuk keluar dari sebuah bangunan di mana ia diblokir selama operasi khusus. Dia sebelumnya diidentifikasi sebagai Islam Atiyev lahir pada tahun 1990, seorang anggota pemimpin geng teroris Doku Umarov yang beroperasi di republik tetangga Chechnya, kata NAC. Atiyev diyakini telah berbuat berbagai upaya untuk membunuh penegak hukum. Pemimpin geng, Umarov, adalah gerilyawan garis keras yang telah mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan mematikan terhadap warga sipil, termasuk ledakan di kereta bawah tanah Moskow pada tahun 2010 dan ledakan di Bandara Domodedovo pada tahun 2011. Penegak hukum melaporkan bahwa ia bisa saja terbunuh dalam operasi di Ingushetia pada Maret 2013. Lebih dari satu dekade setelah perang melawan separatis Islam berakhir di republik tetangga Chechnya, pasukan keamanan Rusia dan polisi terus memerangi gerilyawab di wilayah bergolak itu. Pemberontakan Islam, yang terbatas terutama di Chechnya, telah menyebar di seluruh Kaukasus Utara saat serangan terhadap pasukan keamanan, polisi dan warga sipil dilaporkan secara teratur di republik terdekat Dagestan, Ingushetia dan Kabardino-Balkaria. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026