Logo Header Antaranews Sumbar

Menyusuri pesona lima air terjun di Sumatera Barat

Senin, 6 Juli 2026 13:21 WIB
Image Print
Kendaraan melintas di depan objek wisata air terjun Lembah Anai, di Tanah Datar, Sumatera Barat, (Antara Sumbar/Iggoy El Fitra)

Padang (ANTARA) - Sumatera Barat dikenal dengan alam yang didominasi penggunungan, lembah, dan kawasan hutan tropis. Kondisi geografis tersebut melahirkan banyak air terjun yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan dataran tinggi hingga kaki bukit, sehingga menjadi salah satu daya tarik wisata alam yang banyak dikunjungi masyarakat saat musim liburan maupun akhir pekan.

Berikut rekomendasi tempat wisata air terjun Sumatera Barat yang banyak dikunjungi masyarakat saat musim liburan maupun akhir pekan dihimpun dari berbagai sumber.

1) Air Terjun Lubuk Hitam Lestari

Selain wisata kuliner, Kota Padang Sumatera Barat juga memiliki keindahan alam yang menjadi pilihan tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah. Pesona alam yang asri dan suasana menenangkan menjadikannya tempat yang cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Tempat ini dinamakan “Air Terjun Lubuk Hitam”.

Air Terjun Lubuk Hitam berada di kawasan Bungus Teluk Kabung, sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Padang. Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat menempuh perjalanan menggunakan kendaraan pribadi menuju kawasan Bungus Teluk Kabung. Dari titik awal jalur pendakian, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 30 hingga 45 menit melewati jalan setapak, aliran sungai kecil, serta kawasan hutan yang masih alami.

Jalur menuju air terjun memiliki tingkat kesulitan ringan hingga sedang sehingga pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang sesuai, terutama saat kondisi jalur licin setelah hujan.

Air Terjun Lubuk Hitam terdiri dari tiga tingkatan dengan karakter yang berbeda. Tingkat pertama memiliki ketinggian sekitar satu meter, tingkat kedua sekitar dua meter, sedangkan tingkat ketiga yang berada di bagian paling atas memiliki ketinggian sekitar 10 meter.

Setiap tingkatan dapat diakses melalui jalur yang berbeda dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. Selain menikmati panorama air terjun, pengunjung juga dapat melihat bentang alam kawasan Bungus Teluk Kabung yang masih didominasi hutan tropis dan aliran sungai berbatu.

2) Air Terjun Lembah Anai

Air Terjun Lembah Anai menjadi salah satu panorama alam yang sulit dilewatkan. Air terjun yang berada di tepi jalan lintas Padang-Bukittinggi itu mengalir dari tebing dengan latar perbukitan hijau, sehingga kerap menjadi lokasi persinggahan bagi pengguna jalan. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat dari Kota Padang menuju Padang Panjang, Bukittinggi, atau Batusangkar, Air Terjun Lembah Anai menjadi salah satu panorama alam yang sulit untuk dilewatkan.

Air Terjun Lembah Anai ini berada di Nagari Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Air terjun tersebut merupakan bagian dari aliran Batang Lurah yang berhulu di kawasan Gunung Singgalang dan berada di dalam kawasan Cagar Alam Lembah Anai.

Berbeda dengan sebagian besar air terjun yang memerlukan perjalanan cukup jauh untuk mencapainya, Air Terjun Lembah Anai dapat dinikmati hanya beberapa meter dari badan jalan. Kemudahan akses tersebut menjadikannya salah satu destinasi wisata alam yang paling dikenal di Sumatera Barat, baik oleh wisatawan maupun masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Di sekelilingnya tampak deratan perbukitan di kaki Gunung Singgalang yang membentuk lanskap alami, sementara jalur kereta api yang membentang tidak jauh dari lokasi menambah ciri khas panorama kawasan tersebut. Selain itu juga terdapat fasilitas penunjang di sekitar kawasan air terjun tersebut, mulai dari adanya kios cendera mata, rumah makan, hingga penginapan. Keberadaan fasilitas tersebut menjadikan Air Terjun Lembah Anai tidak hanya sebagai tempat persinggahan, tetapi juga berkembang menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Sumatera Barat.

3) Air Terjun Langkuik Tinggi

Air Terjun Langkuik Tinggi berlokasi di Jorong Nyiur, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Destinasi wisata alam tersebut dapat diakses melalui jalur Sicincin, Malalak, Balingka yang menjadi jalur alternatif penghubung Kota Padang dan Kota Bukittinggi.

Dari Kota Bukittinggi, perjalanan menuju lokasi memerlukan waktu sekitar 30 hingga 45 menit menggunakan kendaraan bermotor. Setibanya di pos masuk, pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di area yang telah disediakan pengelola sebelum melanjutkan perjalanan menuju air terjun.

Sebelum memasuki kawasan wisata, pengunjung diminta melaporkan jumlah anggota rombongan serta meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi sebagai kontak darurat. Pengelola juga menyediakan jasa pemandu bagi pengunjung yang ingin didampingi selama perjalanan menuju lokasi air terjun.

Dari pos masuk, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 2,5 kilometer. Jalur trekking diawali dengan melintasi area persawahan, kemudian memasuki kawasan hutan dengan vegetasi yang masih terjaga. Pengunjung akan melewati jalan setapak berbatu dengan kontur yang naik dan turun.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 100 meter dengan aliran air yang jatuh dari tebing batu. Debit air yang cukup besar menghasilkan percikan yang dapat mencapai area di sekitar air terjun, sehingga pengunjung umumnya akan merasakan cipratan air saat berada di dekat lokasi. Selain menikmati panorama alam, sebagian pengunjung memanfaatkan kolam alami di sekitar air terjun untuk bermain air atau berendam. Aktivitas tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca, debit air, serta keselamatan selama berada di kawasan wisata alam.

4) Air Terjun Bayang Sani

Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tidak hanya dikenal dengan wisata pantai dan bahari, tetapi juga memiliki sejumlah destinasi wisata alam, salah satunya Air Terjun Bayang Sani yang berlokasi di Kampung Kota Baru, Kecamatan Bayang.
Air terjun tersebut dapat ditempuh sekitar 60 kilometer dari Kota Padang atau sekitar 20 kilometer dari Kota Painan. Dari Jalan Raya Padang-Painan, pengunjung dapat menuju Simpang Ganting, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Ganting hingga Jalan Pasar Baru. Lokasi Air Terjun Bayang Sani juga berada pada jalur menuju objek wisata Jembatan Akar, Sekitar tiga kilometer sebelum destinasi tersebut.

Air Terjun Bayang Sani terdiri dari dua tingkat. Untuk air terjun tingkat pertama memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan aliran yang terbagi menjadi tiga cabang dan mengalir di antara tebing batu. Di bagian bawah air terjun terdapat kolam alami yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air. Di sekitar kawasan juga tersedia sejumlah warung serta penyewaan perlengkapan penunjnag aktivitas wisata.

Untuk menuju ke lokasi Air Terjun Bayang Sani tingkat kedua, pengunjung bisa dengan berjalan sekitar 500 meter melalui jalanan setapak yang menanjak. Jalur tersebut memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan akses menuju tingkat pertama sehingga memerlukan kehati-hatian, terutama saat kondisi jalan licin.

Air Terjun Bayang Sani berhulu dari kawasan perbukitan Lumpo yang merupakan bagian dari kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat. Kondisi kawasan hutan yang masih terjaga membuat aliran air tetap jernih dengan suhu yang relatif sejuk, menjadikan destinasi tersebut sebagai salah satu pilihan wisata alam di Kabupaten Pesisir Selatan.

5) Air Terjun Tujuh Tingkat

Selain wisata pantai, Kota Padang juga memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang berada di kawasan perbukitan. Salah satunya adalah Air Terjun Pincuran Tujuh atau yang dikenal sebagai Air Terjun Tujuh Tingkay di kawasan Air Dingin, Lubuk Minturun, Kecamaan Koto Tangah.

Destinasi wisata tersebut berada di kawasan perbukitan yang masih didominasi hutan. Aliran air di Air Terjun Tujuh Tingkat ini berasal dari air terjun yang berada di bagian hulu dan mengalir melalui tujuh pancuran alami yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Kawasan Air Dingin terletak di jalur yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok. Sesuai dengan namanya, kawasan ini dikenal memiliki sumber mata air dengan suhu yang relatif rendah serta kondisi air yang jernih.
Dari pusat Kota Padang, perjalanan menuju kawasan Air Dingin dapat ditempuh sekitar delapan kilometer menggunakan kendaraan bermotor. Setelah tiba di lokasi, pengunjung masih harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalur setapak menuju kawasan air terjun.

Jalan menuju lokasi air terjun didominasi tanjakan dan turunan. Pada beberapa titik, jalur juga dapat menjadi licin, terutama setelah hujan, sehingga pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang sesuai serta berhati-hati selama perjalanan.

Sesampainya di lokasi, pengunjung dapat menikmati suasana alam yang masih relatif asri dengan pepohonan yang rindang dan aliran sungai yang jernih. Kolam alami di bawah pancuran menjadi salah satu lokasi yang dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air maupun berendam.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026