Logo Header Antaranews Sumbar

Wawako Maigus Nasir sorot 88 anak tidak sekolah di Sungai Sapih

Selasa, 19 Mei 2026 17:43 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyorot masih adanya Anak Tidak Sekolah (ATS) saat melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa.

Ia menegaskan persoalan penuntasan anak putus sekolah ini menjadi prioritas dan perhatian serius Pemerintah Kota Padang yang harus segera diselesaikan secara bersama oleh seluruh pihak.

Berdasarkan data yang dihimpun di Kelurahan Sungai Sapih, jumlah ATS di wilayah tersebut pada 2025 tercatat sebanyak 88 orang dan berhasil diturunkan menjadi 77 orang pada 2026.

Meskipun grafik menunjukkan tren penurunan, Wakil Wali Kota menilai angka tersebut masih tergolong tinggi sehingga memerlukan penanganan yang lebih agresif dan terukur.

Maigus meminta seluruh unsur kelurahan, perangkat RT dan RW, hingga tokoh masyarakat setempat untuk aktif melakukan pendataan berkala dan terjun langsung ke lapangan.

Ia menginstruksikan jajarannya melakukan pendekatan persuasif secara langsung kepada keluarga anak-anak yang hingga saat ini belum memperoleh akses pendidikan secara maksimal.

"Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang, karena anak-anak kita tidak boleh kehilangan masa depan akibat terkendala akses pendidikan atau persoalan ekonomi keluarga," ujar Maigus Nasir di Padang, Selasa.

Ia menambahkan, komitmen penuh pemerintah daerah adalah memastikan seluruh anak usia sekolah di Kota Padang tanpa terkecuali bisa mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Padang terus mengoptimalkan Program Unggulan (Progul) bernama “Padang Juara” guna menekan angka putus sekolah sekaligus mengerek kualitas pendidikan.

Program strategis tersebut diformulasikan tidak hanya fokus pada pendataan dan pendampingan anak putus sekolah, tetapi juga menyediakan intervensi bantuan beasiswa bagi masyarakat miskin.

Bahkan, Maigus membeberkan bahwa Pemkot Padang membuka lebar peluang beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri bagi generasi muda yang memiliki prestasi akademik tinggi dan semangat belajar kuat.

"Kita ingin anak-anak Kota Padang menjadi generasi yang berdaya saing global, bukan sekadar menyelesaikan wajib belajar namun mampu berkompetisi di tingkat internasional," tutur Maigus Nasir



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026