
Pemkot Padang siapkan 1.750 pendamping digital bansos

Kota Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan 1.750 agen pendamping untuk mengimplementasikan proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang digagas pemerintah pusat pada 2026.
"Dalam mengawal implementasi teknis, Pemkot Padang menyiapkan 1.750 agen pendamping yang tersebar hingga di tingkat RT dan RW," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Ances Kurniawan di Kota Padang, Sabtu.
Sebagai salah satu instansi yang berperan penting dalam mengawal penerapan digitalisasi bansos, Disdukcapil setempat mewajibkan penggunaan identitas kependudukan digital sebagai syarat utama akses dalam menerima bantuan.
Penggunaan identitas kependudukan digital memungkinkan verifikasi dilakukan secara real time sehingga risiko data ganda atau salah sasaran dapat diantisipasi seminimal mungkin. Ribuan agen pendamping nantinya bertugas membantu warga melakukan aktivasi identitas kependudukan digital.
"Program ini bertujuan mengukur ketepatan bansos yang diterima masyarakat," ujar dia.
Terpisah, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyatakan kesiapan daerah itu sebagai proyek percontohan digitalisasi bansos. Inisiatif nasional ini dirancang guna memastikan penyaluran bantuan pemerintah lebih tepat sasaran melalui integrasi data kependudukan digital.
Upaya penguatan program ini sebelumnya telah dimatangkan lewat koordinasi antara Wakil Wali Kota Padang bersama tim lintas kementerian, di antaranya perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
Pada pertemuan tersebut, Maigus menekankan bahwa digitalisasi merupakan solusi atas persoalan data kemiskinan faktual di lapangan. Sinergisitas ini diharapkan secepatnya rampung sehingga program digitalisasi bansos dapat diluncurkan pada Oktober 2026.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
