Logo Header Antaranews Sumbar

LLDIKTI turunkan 250 mahasiswa KKN tematik daerah bencana di Agam

Jumat, 15 Mei 2026 11:25 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Agam Muhammad Lutfi AR sedang bersama dengan Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma. ANTARA/HO/Humas Pemkab Agam

Lubukbasung (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III dan X bakal menurunkan 250 mahasiswa untuk program kuliah kerja nyata (KKN) tematik di daerah bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma di Lubuk Basung, Jumat mengatakan ke 250 peserta terdiri dari 130 peserta dari perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah III dan 120 peserta dari perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah X.

"Total peserta yang akan terlibat mencapai 250 mahasiswa dan dosen dari berbagai disiplin ilmu," katanya.

Ia mengatakan LLDIKTI Wilayah X bersama LLDIKTI Wilayah III berencana melaksanakan program KKN di Kecamatan Palembayan, Agam.

Kegiatan selama 10 hingga 12 hari pada akhir Juli-awal Agustus 2026 di kawasan terdampak pascabencana di Agam.

"Survei lapangan akan dilakukan pada 18 Mei 2026 oleh tim gabungan dari LLDIKTI Wilayah III, LLDIKTI Wilayah X, sejumlah perguruan tinggi vocal point seperti Universitas Fort De Kock, Universitas Budi Luhur, Universitas Gunadarma dan Universitas Bhayangkara," katanya.

Berbagai program pengabdian masyarakat telah disiapkan diantaranya, bidang kesehatan, peserta KKN akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan mata gratis, pembagian kacamata gratis bagi masyarakat terdampak.

Setelah itu, pengendalian penyakit menular, trauma healing untuk anak-anak dan masyarakat, penyediaan air bersih, penyuluhan kesehatan lingkungan dan sanitasi.

Di bidang pendidikan, mahasiswa akan memberikan edukasi pembelajaran bagi siswa SD dan SMP, membantu penyusunan kurikulum berbasis deep learning, melakukan pendataan masyarakat dan memberikan penyuluhan mitigasi bencana.

Pada bidang teknologi, ekonomi kreatif dan pertanian, program akan difokuskan pada pendampingan UMKM dan desa, edukasi mitigasi bencana, inovasi early warning system, hingga pemberdayaan kelompok tani dan masyarakat.

“Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan sosial, ekonomi, pendidikan hingga peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Ia mengakui kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi program kampus berdampak yang mendorong perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Kegiatan KKN Tematik diarahkan untuk mendukung penguatan ketahanan masyarakat serta proses pemulihan pascabencana.

Program tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial serta kemampuan problem solving mahasiswa dalam menghadapi persoalan nyata di tengah masyarakat.

"KKN tematik dapat menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dan masyarakat," katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR mengatakan Pemkab Agam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap LLDIKTI Wilayah X terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait sehingga pelaksanaan program berjalan optimal.

"Melalui kegiatan tersebut akan lahir dampak nyata yang benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak bencana di Agam," katanya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026