Logo Header Antaranews Sumbar

Tiga warga Gadut Agam disambar petir, satu orang meninggal

Rabu, 22 April 2026 19:54 WIB
Image Print
Hujan deras di daerah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam dalam beberapa hari terakhir. Tiga orang petani disambar petir saat berteduh di sawah, satu antaranya dinyatakan meninggal dunia. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Tiga orang petani warga Nagari (Desa) Gadut, Kabupaten Agam terkena sambaran petir pada Rabu (22/4) sekitar jam 15.30 WIB. Satu antaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Wali Jorong Tiga Kampung Nagari Gadut, Nevrigon, mengatakan kejadian bermula saat para korban bersama dua rekan lainnya tengah berteduh di dalam tenda di tengah sawah usai memanen padi di Dusun Lurah, Kecamatan Tilatang Kamang, Agam.

“Saat hujan turun disertai petir, mereka berteduh di dalam tenda. Tiba-tiba petir menyambar dan mengenai tiga orang di dalam tenda, sementara dua lainnya selamat,” ujar Nevrigon.

Satu korban, Syafrinaldi (51), warga Balai Panjang Jorong III Kampung Nagari Gadut, meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya, Debi Andika Saputra (30) warga Mata Air dan Erizal M (62) warga Balai Panjang, saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban Syafrinaldi mengalami luka bakar di bagian dada hingga meninggal dunia. Sedangkan dua korban lainnya mengalami gangguan pendengaran akibat sambaran petir.

“Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans Nagari Gadut dan ambulans Masjid Baiturahman Balai Panjang,” pungkasnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026