Logo Header Antaranews Sumbar

Pelayanan maksimal, ISI Padang Panjang sukses laksanakan UTBK-SNBT 2026

Jumat, 1 Mei 2026 04:37 WIB
Image Print
Rekor tertinggi peserta UTBK-SNBT di ISI Padang Panjang capai rekor 4.282 peserta. (ANTARA/ Isril Naidi)

Padang Panjang (ANTARA) - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ujian yang digelar pada 21–30 April 2026 tersebut menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan sebagaimana ditekankan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Rektor ISI Padang Panjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., menyampaikan bahwa jumlah peserta UTBK-SNBT tahun ini mencapai 4.282 orang, menjadi rekor tertinggi sejak kampus tersebut dipercaya sebagai pusat UTBK untuk ke-10 kalinya.

“Untuk Sumatera Barat terdapat tiga pusat UTBK-SNBT, salah satunya ISI Padang Panjang. Secara umum pelaksanaan berjalan sesuai standar, aman, tertib, dan menjunjung prinsip transparansi serta keadilan,” ujar Febri.

Ia menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pembentukan manajemen panitia, penyediaan sarana dan prasarana, hingga uji coba sistem terintegrasi dengan panitia pusat. Selain itu, dilakukan pembekalan bagi pengawas, admin server, teknisi, serta satuan pengamanan yang bekerja sama dengan Polres Padang Panjang.

Pelaksanaan UTBK-SNBT didukung 10 laboratorium komputer berstandar nasional yang tersebar di tiga gedung utama, dengan total 220 unit komputer, termasuk perangkat cadangan dan komputer pengawas di setiap ruangan.

Untuk memastikan kenyamanan, pihak kampus juga menyediakan fasilitas WiFi gratis bagi peserta serta keluarga yang menunggu. Peserta juga diminta mengisi survei setelah ujian sebagai bahan evaluasi langsung oleh panitia pusat.

Dalam aspek pengawasan, panitia menerapkan pemeriksaan ketat menggunakan metal detector guna mencegah kecurangan, termasuk praktik perjokian. Sistem penjadwalan ujian yang baru, di mana peserta mengetahui jadwal H-5 sebelum ujian, juga menjadi bagian dari upaya mitigasi.

Febri menambahkan, terdapat enam peserta yang terindikasi anomali oleh panitia pusat, namun hasil verifikasi menunjukkan tidak ditemukan pelanggaran berarti dalam pelaksanaan di ISI Padang Panjang.

Selama pelaksanaan ujian, hanya satu peserta yang mengalami gangguan panik dan telah ditangani dengan cepat oleh tim medis yang disiagakan setiap hari.

“Tingkat kehadiran peserta mencapai 97,33 persen. Secara keseluruhan tidak ada kendala berarti,” katanya.

Pengumuman hasil UTBK-SNBT dijadwalkan pada 25 Mei 2026. Bagi peserta yang belum lulus, masih memiliki kesempatan melalui jalur SMMPTN-Barat yang akan dimulai pada 4 Mei 2026 secara daring, dengan ujian pada 17–24 Juni dan pengumuman pada 30 Juni 2026.

Rektor ISI Padang Panjang juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung kelancaran pelaksanaan, termasuk Pemerintah Kota Padang Panjang, tenaga kesehatan, aparat keamanan, PLN, serta seluruh panitia.

Sebelumnya, pelaksanaan UTBK-SNBT di ISI Padang Panjang mencatatkan rekor peserta tertinggi dengan total 4.282 orang.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026